Mohon tunggu...
Tanah Beta
Tanah Beta Mohon Tunggu... Full Time Blogger - Mahasiswa Semester Akhir pada IAIN Ambon

menulislah sebelum dunia menggenggam nafasmu

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Kau Juwita Adalah Puisi

23 Maret 2017   12:42 Diperbarui: 29 Maret 2017   02:00 368
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Duhai juwita, ibarat aroma sedap, kau hamparkan sauhmu.

Melanglang buana, mengikuti arah angin, setiap wewangian tubuhmu.

Sembari terangkai penggalan kata, lalu tersusun bak puisi melati putih, yang harumnya menapakki semesta raya.

Lantas terlantun lirih, dari mulut bestari di malam purnama.

 

Ya, kau juwita yang tempo itu merayu sembilu.

Pada angin, kau mengadu

Pada gelombang, kau terpaku. Lalu tersontak kala ia menghantam karang.

 

Ya, kau juwita, acap kali namamu mengintai nestapa.

Dalam cerita tempo, saat perlahan mulai tumbuh dewasa.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun