Mohon tunggu...
Sylviani Jamila M. Riyadoh
Sylviani Jamila M. Riyadoh Mohon Tunggu... -

im simple

Selanjutnya

Tutup

Puisi Artikel Utama

Aku Bukan Kartini

22 April 2017   10:12 Diperbarui: 23 April 2017   19:00 218
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Aku bukan kartini...

Cuma si mbok yg tiap pagi bangun cepet2 an sama adzan subuh utk bikin sarapan anak dan suami sambil nahan mata yg masih ngantuk, dan harus kelar sebelum mereka bangun...

Aku bukan kartini...

Cuma si mbok yg cerewet karna karpet diruang tamu lengket mainan slime dan sisa2 makanan anak2,,nyerewetin tas dan sepatu yg taro nya asal lempar,,nyerewetin piring yg habis makan ngga langsung dicuci,,nyerewetin kalo anak2 tidur telat,,,dan banyak lagi kecerewetan yg barangkali ngga pernah dilakukan kartini...

Aku bukan kartini...

cuma si mbok yg pernah kuliah, yg tanpa pertimbangan untung rugi dan ngga pernah dipaksa utk membangun sebuah keluarga,,kemudian ijazahnya simpan dilemari, menanggalkan toga, lalu menggantinya dengan "pakaian perang ala emak-emak rumahan"...

aku bukan kartini..

hanya si mbok yg merasa lebih beruntung karna hidup di zaman sesudah kartini...beruntung karna menikmati hasil-hasil pemikiran kartini..

pemikiran bahwa perempuan cerdas itu harus, tapi bukan utk menyaingi atau menentang apalagi menguasai laki2...

bahwa gelar didepan nama bukan alasan ngga bisa ngebedain mana ketumbar mana merica...

aku bukan kartini...

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun