FEATURED

Tips Asyik Belanja di Pasar Tradisional

18 Mei 2014 22:21:00 Diperbarui: 20 Desember 2016 15:52:56 Dibaca : Komentar : Nilai : Durasi Baca :
Tips Asyik Belanja di Pasar Tradisional
Ilustrasi - pasar tradisional (KOMPAS/LASTI KURNIA)

Hari gini masih belanja di pasar tradisional? So why?

Bagi kompasianer yang ingin mengaktifkan kembali kenangan berbelanja ke pasar tradisional, tidak perlu ragu-ragu mewujudkannya. Apalagi saat akhir minggu atau pada hari libur.

Apa saja keuntungan berbelanja di Pasar Tradisional?

Ya – Anda tidak perlu repot mencari barang yang Anda butuhkan.

Anda dapat memberikan daftar barang yang Anda cari dan para pedagang akan mencarikan. Jika tidak ada barang tersebut, pedagang akan memberi tahukan petunjuk lokasi di mana barang dapat Anda beli. Jika Anda beruntung, pedagang tersebut akan mencarikan ke toko lain dan Anda tinggal menunggu dengan manis.

Ya – Anda tidak perlu berepot-repot memastikan penampilan Anda. Pastikan bahwa pakaian yang Anda kenakan membuat Anda nyaman serta tidak mengganggu pemandangan orang lain.

Ya – Anda dapat memesan barang yang Anda butuhkan, tidak perlu bulak-balik ke pasar, tapi dengan sekali datang dan mencatat PIC toko tersebut, belanjaan Anda dapat disiapkan untuk Anda ambil di kemudian hari, atau diantar menuju rumah Anda.

Ya – Terasa sekali perbedaan harga yang lebih murah dengan berbelanja di pasar tradisional karena harga sudah termasuk pajak, selain itu harga juga di tujuan untuk Anda yang ingin menjadi distributor. Anda dapat menawar harga dan meminta bonus sesuai dengan kesepakatan dengan penjual.

Ya – Barang yang telah dibeli dapat ditukar.

Selama Anda dan penjual sama-sama setuju dan mengetahui barang yang dibeli serta harganya, dapat pula disertakan bukti pembeliannya agar dapat ditukar dengan barang lain.

Ya – Anda dapat memberikan kesempatan bagi masyarakat yang ingin membantu Anda membawa barang atau yang menyediakan plastik besar. Tidak ada batasan nilai, tapi Anda dapat meningkatkan nilai kemanusiaan Anda di sini.

Ya – Anda dapat berkonsultasi dengan pedagang terkait produk yang Anda beli. Mereka akan merekomendasikan Anda produk yang lebih tepat, produk pelengkap atau menguji keaslian suatu produk.

Ya – Anda memiliki saudara baru. Karena para pedagang tradisional menerima banyak informasi dan curhatan hati dari para pembeli, sehingga ini dapat dibagikan kepada pembeli lainnya. Selain itu, Anda dapat bertukar informasi secara langsung dengan pembeli lainnya.

Ya- Anda akan menikmati lagu yang sama dengan lirik “Cari apa?” selama mengelilingi pasar, jawab saja atau tersenyum. Ini seperti menikmati permainan petualangan yang mengasyikkan.

Berikut beberapa tips yang dapat digunakan agar belanja di pasar tradisional menjadi hal yang mengasyikkan!

1. Buatlah daftar barang yang akan Anda beli

Anda dapat membuat daftar dengan kategorisasi tertentu, seperti daftar sayur, kosmetik, alat rumah tangga, perlengkapan dapur dan sebagainya.

2. Pilih waktu yang tepat

Jika anda ingin berbelanja bahan makanan untuk dimasak di siang hari, sebaiknya Anda bergegas ke pasar pada pagi hari selepas berolahraga pagi. Anda akan mendapatkan latihan gratis dalam mengangkat barang, naik-turun tangga serta mendapatkan kesempatan berkeringat dan membuat Anda lebih segar dan fit. Selain itu, Anda dapat memilih sore hari jika ingin suasanya yang lebih sepi di pasar.

3. Pastikan Harga

Dengan menanyakan berapa harganya dan menawar, ini proses yang wajar untuk membudayakan transparasi, menghindari salah hitung dan agar Anda dapat membandingkan harga di toko lain atau di masa yang akan datang.

4. Saat memesan barang, proses komunikasi dengan penjual amatlah penting. Anda dapat menyimpan kontak toko pilihan Anda untuk mempermudah komunikasi, jika sejak awal Anda memiliki komunikasi yang baik, bukan tidak mungkin barang dapat dikirim ke rumah Anda, bahkan sang penjual kerap mengingat Anda dan memberikan berbagai diskon, baik saat momen istimewa atau sekedar diskon langganan!

5. Pakaian Anda = apa adanya.

Pakai sandal/sepatu yang datar untuk memudahkan mobilisasi. Tidak dianjurkan mengenakan perhiasan berlebihan.

6. Memilih Kendaraan

Jika Anda membawa kendaraan pribadi, pastikan kendaraan terkunci ganda dan diparkir di tempat yang memang untuk parkir. Ada petugas parkir yang menjaga secara formal maupun nonformal dan tidak mengganggu mobilisasi orang lain. Jika Anda menaiki kendaraan umum, pastikan penumpang lain mengerti bahwa Anda selesai berbelanja dengan menyampaikan senyuman atau maklumat. Jika barang belanjaan Anda “memakan” tempat, sebaiknya ongkos dinaikkan, agar tidak berhimpitan.

7. Pisahkan Uang Receh dan Kertas

Hal ini untuk menghindari terjadinya kehilangan uang karena terjatuh serta mencegah pemborosan secara instan karena banyak barang yang menarik untuk Anda beli.

Nah, selamat menikmati asyiknya belanja di pasar tradisional ya!

Syir Aja

/syiraja

senang tertawa dan ditertawakan
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH PLATFORM BLOG, SETIAP ARTIKEL MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

NILAI :

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana