Tasak-menasak Itu Biasa

15 Maret 2012 01:56:33 Diperbarui: 13 September 2015 02:38:04 Dibaca : 0 Komentar : 0 Nilai : 0 Durasi Baca :

Setiap umat dikirimin seorang utusan dari kalangan umat itu sendiri. Allah menurunkan Nabi Ibrahim, Nabi Musa, Nabi Isa yang diturunkan bagi bani Israel, maka Torah dan Injil pun dibuat dalam bahasa ibrani – demikianlah juga Rasul diturunkan bagi bangsa Arab, maka diturunkanlah Al Quran dalam bahasa Arab.


Kalau saja nabi Isa dan nabi2 lainnya tersebut diturunkan bagi bangsa Arab, pastilah kita Thorah atau Injil akan ditulis dalam bahasa Arab. Jadi awalnya nabi Ibrahim, nabi Musa, nabi Harun, atau Nabi Isa dan nabi lain sebelum Nabi Muhammad adalah nabi2 yang diturunkan bagi bangsa Israel dan bukannya bangsa Arab. Nabi Muhammad hanyalah satu2nya nabi yang diturunkan bagi bangsa Arab dan oleh sebab itu beliau haruslah diagungkan.


Adapun Rasul dipilih untuk menyampaikan perintah Allah SWT kpd 'umul qura' (Mekkah) dan bagi mereka yg bertempat tinggal di sekitar kota Mekkah. Hal ini dapat dibuktikan melalui ayat2 Al Quran yang artinya kira2 demikian:


Quran 43:3; Sesungguhnya Kami menjadikan Al Quran dalam bahasa Arab supaya kamu memahami(nya).


Quran 44:58; Sesungguhnya Kami mudahkan Al Quran itu dengan bahasamu supaya mereka mendapat pelajaran.


Quran 16:103; Dan sesungguhnya Kami mengetahui bahwa mereka berkata: "Sesungguhnya Al Quran itu diajarkan oleh seorang manusia kepadanya (Muhammad)". Padahal bahasa orang yang mereka tuduhkan (bahwa) Muhammad belajar kepadanya bahasa 'Ajam, sedang Al Quran adalah dalam bahasa Arab yang terang.


Tetapi perlu kiranya diketahui bahwa ayat2 di atas nantinya dinasak oleh Allah sendiri karena menyesuaikan konteks yang berubah. Adapun konteks ayat2 di atas adalah Allah menurunkan Al Quran dalam bahasa Arab karena awalnya memang Rasul diturunkan hanya bagi bani Arab. Alhamdullillah, Allah akhirnya menyadari bahwa apa yang difirmankanNya pada awalnya sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan, maka Allah berubah pikiran dan akhirnya menarik kembali ayat2 yang diturunkan sebelumnya. Setelah ayat2 tersebut ditasak, maka kini Al Quran menjadi panutan bagi semua bangsa. Demikian juga para nabi yang dulunya diturunkan bagi bangsa Israel, nabi2 ini selanjutnya juga bukan saja menjadi nabi umat Yahudi atau Nasrani semata, tetapi juga dianggap sebagai nabi2 bagi umat muslimin dan muslimat.


Pelajaran lain yang dapat dipetik dari sejarah di atas, adalah bahwa kalau Allah SWT saja bisa saja berbuat kekeliruan, menurut saya adalah wajar kalau manusia juga kadangkala berbuat salah. Demikian juga umat manusia setiap waktu berubah pikirannya, demikianlah juga Allah SWT dapat saja merubah pikirannya kalau diperlukan dan konteks menginginkan demikian.


Demikian sejarah singkat kenapa Al Quran diturunkan dalam bahasa Arab.


Ibrahim Shihab

/syihabibrahim

Pengagum Ulil Abshar Abdalla, sang penegak HAM yang berdasarkan Islam sejati.
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH PLATFORM BLOG, SETIAP ARTIKEL MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

NILAI :

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana