HIGHLIGHT

Yoda Masuk 3 Besar, Rating Indonesian Idol Jeblok

17 Juni 2012 02:22:05 Dibaca :
Yoda Masuk 3 Besar, Rating Indonesian Idol Jeblok

Awan gelap mulai menutupi Indonesian Idol tahun ini. Sejak pada malam 16 Juni 2012 dieliminasikannya DION dari Indonesian Idol sehingga otomatis yang masuk tiga besar adalah TIGA konstestan terbaik (?) yaitu REGINA, SEAN, dan YODA (?). Saya tidak ingin bertele-tele, to the point saja ya. Saya sangat kagum saat SEAN dan REGINA berhasil masuk 3 besar karena itu sudah wajar dengan kualitas mereka yang sering tampil memukau dan menghipnotis penonton. Tapi saya kaget bukan main saat YODA masuk tiga besar, angin apa gerangan sehingga membuat "yang tidak berkualitas" bisa masuk tiga besar kejuaraan sekelas Indonesian Idol? Sering kali para juri Indonesian Idol sering membual dengan mengatakan ekspektasi yang tinggi untuk Indonesian Idol, tapi sejak dimasukkannya kontestan tidak berkualitas seperti YODA dalam 3 besar Indonesian Idol membuat ekspektasi yang tinggi itu terkesan ecek-ecek dan rendahan. Bayangkan saja si YODA yang sering nyanyi kedodoran, suara cadas melempem, sering lupa lirik, kadang nada terlalu rendah, kadang nada terlalu tinggi, yang seperti ini bisa masuk tiga besar Indonesian Idol? Hebat sekali ya, entah yang vote pendengarannya agak kurang sehat atau memang tidak bisa membedakan mana kualitas penyanyi yang bagus dan mana kualitas penyanyi yang tidak berkualitas. Sepertinya orang Indonesia harus banyak belajar dari orang Amerika, kita lihat saja American Idol, mana ada "yang tidak berkualitas" bisa masuk tiga besar, orang Amerika sangatlah objektif dan bisa membedakan mana penyanyi berkualitas dan mana yang cuma penyanyi "ecek-ecek". Kita lihat saja kontestan Amerian Idol semua sudah bikin album dan sukses di pasaran karena mereka memang benar-benar berkualitas. Kita lihat Kelly Clarkson, Clay Aiken, Carrie Underwood, Taylor Hicks, Jordin Sparks, David Archuleta, David Cook adalah contoh-contoh kontestan American Idol yang sukses di dunia musik karena kualitas mereka. Sebaliknya orang Indonesia beberapa ada yang tidak melihat segi kualitas sebagai nomor satu, tetapi lebih kepada tampang, daerah asal, gaya, dsb. Tapi tidak semua begitu, tentu orang Indonesia sudah mengerti tentang kualitas penyanyi terbukti dengan masuknya SEAN dan REGINA yang mendongkrak popularitas Indonesian Idol di mata dunia. Itu semua berkat vote masyarakat Indonesia yang benar-benar mengerti kualitas seorang penyanyi. Kecuali orang sehat yang masih vote YODA. Kalau dianalogikan keberadaan SEAN dan REGINA adalah setitik cahaya di dalam awan gelap pekat yang sedang menyelimuti Indonesian Idol tahun ini dengan masuknya "yang tidak berkualitas" ke dalam tiga besar Indonesian Idol. Apa YODA memang pantas mendapat tiga besar Indonesian Idol? Saya pertama-tama melihat YODA sebenarnya punya kualitas yang lumayan bagus, tapi semakin kebelakang malah kualitas menyanyinya "drop" dengan banyak masalah konyol seperti tampil kurang memukau, lupa lirik, kurang menjiwai, kedodoran, dan agak ciut mental. Banyak juri memprediksi YODA "get out" dari Indonesian Idol tapi semua prediksi itu meleset. Dimulai dari ROSA, FEBRI, DION, ternyata para juri lebih memilih si YODA pulang daripada ketiga kontestan itu, tapi apa daya, para juri tidak punya hak dalam menentukan siapa yang pulang melainkan masyarakat Indonesia sendiri melalui VOTE mereka. Bahkan komentar para juri ke YODA yang sering super pedas itu tidak menciutkan nilai polling SMS si YODA sehingga membuat kontestan yang lebih berkualitas dari YODA menjadi korban ketidak-adilan polling SMS yang sangat subjektif. Nah, minggu depan siapa yang akan keluar? SEAN atau REGINA? Apakah mungkin dua penyanyi yang sangat berkualitas itu akan kalah oleh seorang YODA yang tidak berkualitas? Bisa jadi lho, sebab tau sendiri lah sebelumnya beberapa kontestan berkualitas juga sudah tersingkir oleh seorang YODA!! Atau jangan-jangan malah si YODA jadi juara Indonesian Idol? Paraah.. Paraah.. Buat para pendukung YODA, ngefans sih boleh saja tetapi harus dilihat kualitas penyanyi itu. Jika YODA dipaksakan masuk dua besar atau bahkan malah jadi juara Indonesian Idol maka bisa dipastikan akan menghancurkan rating, ekspektasi, dan kualitas Indonesian Idol di dalam negeri maupun dunia internasional. Eh jangan salah lho, orang luar negeri juga banyak yang lihat Indonesian Idol, semoga mereka tidak kecewa dengan dimasukkannya penyanyi "yang tidak berkualitas" dalam tiga besar Indonesian Idol tahun ini. Salam, penyuka penyanyi berkualitas

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?