HIGHLIGHT

Tatto ter-Keren se-Dunia

26 Februari 2010 17:30:00 Dibaca :

Bang Ali terlihat pongah dengan tatto gambar wanita telanjang di lengannya. "Ini gue buat di penjara saat aku di tahan 6 bulan karena tertangkap mencopet dompet di bus PPD" Wow, aku terkagum-kagum. Bang Agung tidak mau kalah, menunjukan tatto di pergelangan kakinya berbentuk ular naga melingkar denggan bangga. "Kalo ini nih, khusus gua buat di penjara saat tertangkap melarikan uang kantor sebanyak 2 juta" Ck.ck.ck, Aku berdecak kagum juga. Bang Sandi menjadi panas, lantas membuka kaosnya dan menunjukan tatto gambar mawar berduri. "Punya gua ini, kenang-kenangan saat dipenjara karena tertangkap saat main judi klutuk di gardu pos ronda" Wuih, aku tergeleng-geleng kagum lagi. Bang Win gerah, lantas membuka kaosnya dan menunjukan tatto burung elang di punggungnya. "Kalo punya ogut ini, hadiah khusus dipenjara karena tertangkap saat mencuri sepeda di sekolah SD" Gile, aku makin terkagum-kagum. Pak Uban, keluar dari warung rokoknya dan mendekati ke empat pria bertato tersebut sambil melihat gambar tatto itu dengan seksama. Pelan-pelan sambil mengitari ke empat pria itu bergantian. "Gimana pak, mantab tatto guah?" tanya bang Ali ke pak Uban. "Ini khusus buat pria bermental baja pak Uban" bangga bang Agung dengan pongahnya. "Hanya pemberani yang layak punya tatto kayak begini pak, ha ha ha" tawa puas bang Sandi setengah menghina. "Pak Uban pengen yah? sini saya buatin" ajak bang Win mengejek. "Wah, dulu saya waktu muda juga pernah mau buat" kata pak Uban datar. "trus kenapa gak bikin pak?" tanyaku heran. "Lha jangankan jarum tatto, pisau bayonet Fretellin aje kagak mempan nggores kulit gua waktu gua dikirim buat operasi Seroja di Timor sana" jawab pak Uban santai. Aku ketawa ngakak sampai tersendak, sangat-sangat kagum dengan jawaban pak Uban. Lalu tiba-tiba jadi tambah ngakak melihat wajah 4 preman jalanan itu tiba-tiba menjadi pucat. Pucatnya melebihi bulan yang kesiangan. Tanda orang yang sudah kalah gertak. [Semarang, 26 Februari 2010] HANKAM Nb: yang namanya mirip kagak usah marah, kagak mungkin gw mau kenalan ama preman pinggir jalan seperti mereka. kakakakka

Hazmi SRONDOL

/srondol

TERVERIFIKASI (BIRU)

Penulis, founder "Blogger Reporter Indonesia" | www.hazmisrondol.com | email: hazmi.srondol@yahoo.com
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?