HEADLINE HIGHLIGHT

Bahaya Pemakaian Kosmetik

06 Mei 2012 07:43:44 Dibaca :
Bahaya Pemakaian Kosmetik
Ilustrasi/Komppasiana (KOMPAS.com/Wardah Fajri)

Pekerjaan saya menjadi seorang pelayan gedung pesta menjadikan saya harus berpenampilan menarik...penampilan menarik itu sendiri bisa ditunjang dengan make up yang selalu saya kenakan dalam keseharian saya...make up adalah suatu tuntutan pekerjaan yang saya geluti untuk saat ini,oleh karena itu saya tidak pernah lepas dari yang namanya make up apabila saya akan berangkat bekerja. Saya memulai pekerjaan saya dari jam 9.00 malam dan selesai setelah fajur ( subuh ),jadi selama itu pula saya mengenakan kosmetik..pada awalnya biasa-biasa saja tidak ada keluhan apapun dalam memakai kosmetik.Tapi akhir-akhir ini saya mengalami alergi dalam pemakaian kosmetik tersebut. Akhir bulan januari saya mengalami alergi di daerah mata karena pemakaian eyeliner,saya sendiri kurang mengetahui apakah itu dari merk kosmetik yang saya kenakan atau memang daerah mata saya terlalu sensitif memakai eye liner...pas saya cake up ternyata memang benar mata saya alergi terhadap eyeliner yang berbentuk cair dan hanya bukan alergi saja menurut dokter kelelahan dan tidak mencuci kosmetik sebelum tidur pun bisa berpengaruh terhadap kesehatan akibat pemakaian kosmetik yang tidak cepat-cepat dibersihkan.Memang kalau sedang malas saya jarang mencuci make up sebelum tidur memakai sabun dan baby oil,hanya cukup air saja saya membasuh muka yang dimana dimuka saya terdapat bahan-bahan kimia yang berbahaya. Selain itu apabila saya dan teman-teman keluar pasti barang yang diburu paling pertama adalah kosmetik...dengan tak lupa kami selalu mencoba tester atau sample yang telah disediakan sehingga kami pun mudah tekontaminasi oleh bakteri-bakteri...misalnya kami mencoba lipstik atau eyeliner tester di salah satu perbelanjaan pastilah tester tersebut telah dicoba orang sebelumnya sebelum kami mencobanya jadi pantaslah kami mudah terkontaminasi oleh kosmetik-kosmetik tester tersebut.Oleh karena itu saya selalu berjaga-jaga agar tidak terkontaminasi kembali dengan cara:

  1. Apabila ingin melihat lipstik saya kurang berani memoleskannya ke bibir,saya hanya memoleskan ke tangan saja.
  2. Tidak pernah mau mencoba eyeliner yang berbentuk cair,saya lebih memilih eyeliner pencil itupun harus diserut/dipatahkan bagian yang telah dipakai orang.
  3. kalau untuk mascara saya berani mencoba langsung karena mascara hanya untuk bulu mata saja jadi tidak langsung mengenai kulit.
  4. Untuk urusan bedak dulu saya tidak pernah berani gunta-ganti merk karena bedak behubungan langsung dengan kulit saya jadi saya agak takut.

Nah saya mencoba trik-trik tersebut dan alhamdulillah sampai sekarang saya tidak pernah dan mudah-mudahan tidak mengalami lagi alergi akibat kosmetik beberapa bulan lalu.

1336289434429123714
dok.pribadi
Pemilihan kosmetik juga harus diperhatikan jangan hanya merknya sedang trend jadi kita ikut-ikutan memakai kosmetik yang orang pakai.usahakan memakai kosmetik sesuai dengan kulit wajah kita,karena kulit wajah seseorang itu berbeda-beda jadi memiliki kebutuhan yang berbeda pula. Tapi sampai sekarang saya tidak bisa lepas dengan yang namanya eyeliner karena saya memiliki mata yang kecil,jadi saya menegaskan mata saya dengan pemakaian eyeliner..saya mensiasatinya dengan cara  penggantian eyeliner itu yang saya lakukan..yang pada awalnya saya memakai eyeliner cair sekarang saya beralih ke eyeliner pencil,walaupun pemakaian eyeliner pencil lebih sulit dibanding eyeliner cair tapi karena ketakutan terulang lagi saya lebih memilih eyeliner pencil 13362876411811744369 dibawah ini adalah gambar dimana waktu saya mengalami alergi akibat kosmetik  :
13362901471715078474
sewaktu mengalami alergi yang diakibatkan eyeliner
Bukan hanya saya saja yang mengalami infeksi akibat kosmetik tetapi salah satu teman juga mengalami hal yang serupa tetapi bedanya bukan di daerah mata melainkan wajah..wajahnya asalnya mulus karena pemakaian kosmetik yang kurang cocok untuknya menjadikannya berjerwat..dan lebih parah lagi jerawatnya sudah sangat parah tidak bisa dihilangkan kecuali dengan laser.Oleh karena itu kini teman saya sedang rawat jalan bulak-balik klinik untuk membersihkan mukanya..Alhamdulillahnya semua pembiayaan dari mulai pendaftaran sampai proses laser ditanggung oleh majikan. Mudah-mudahan setelah membaca pengalaman pribadi saya pembaca lebih pintar dalam pemilihan dan pemakaian kosmetik.sehingga tidak mengalami apa yang saya alami. Salam selalu dari madinah  :D

Latiefah Sriwulan

/sriwulanlatiefah

hanya seseorang yang sederhana :D
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?