Mohon tunggu...
Sri Wangadi
Sri Wangadi Mohon Tunggu... Penulis - 📎 Bismillah

📩 swangadi27@gmail.com 🔁 KDI - BTJ

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan Pilihan

Polemik Betrand Peto terhadap Sarwendah, Kapan Sebaiknya Waktu yang Tepat untuk Adopsi Anak?

15 Desember 2019   18:06 Diperbarui: 15 Desember 2019   18:11 646
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ruben Onsu, Sarwendah dan Betrand/foto : kapanlagi.com

Kedekatan Betrand Peto dan Sarwendah sebagai ibu angkatnya menuai kontroversi dikalangan masyarakat. Pro dan kontra seketika langsung datang dari warganet karena aksi yang dilakukan oleh anak angkat Ruben tersebut.

Betrand Peto kian menjadi sorotan publik berawal dari tingkahnya yang dinilai terlalu berlebihan manjanya terhadap Sarwendah sebagai ibu angkatnya, sehingga melahirkan komentar yang beragam dari warnaget.

Beredarnya video viral di berbagai linimasa media sosial membuat nama Betrand menempati posisi trending di Indonesia sebagai topik yang paling banyak diperbincangkan oleh warganet.

Video tersebut menampilkan aksi Betrand yang tidak sengaja menyentuh dada Sarwendah hingga ada video ciuman yang dilayangkan oleh Betrand sebagai anak kepada Sarwendah sebagai ibu angkatnya. Video ini juga diunggah langsung oleh Sarwendah dan Ruben di insta story milik mereka.

Seperti diketahui bersama, Bertand diangkat oleh Ruben Onsu dan Sarwendah sebagai anak, kala usia Betrand tengah memasuki usia remaja.

Apakah sudah tepat yang dilakukan oleh pasangan selebriti tersebut?

Dilansir dari laman Okezone, menurut psikolog Anna Surti Ariani, S.Psi., M.Si, sesungguhnya tidak ada batasan umur tertentu kala ingin mengadopsi seorang anak. Namun, semakin dini anak berada dalam pengasuhan, maka semakin baik pula perkembangannya kelak.

Saat anak berada dalam pangkuan sejak bayi atau setidaknya dibawah tiga tahun, tentu orang tua dapat memenuhi kebutuhannya, sehingga tumbuh kembangnya dapat terpantau secara tepat.

Sesungguhnya fase remaja adalah periode transisi dari masa kanak-kanak menuju awal masa dewasa. Fase dalam tahap pembelajaran bagaimana kita bersikap. Kita yang pernah melewati usia tersebut pasti paham bagaimana dan apa yang kita rasakan dalam kehidupan usia remaja yang kita jalani.

Interaksi dengan kedua orang tua sangat penting, namun ada hal-hal yang mungkin baru kita sadari atau pahami saat usia kita sudah dewasa.

Makanya perlu ada batasan dan pembelajaran langsung dari kedua orang tua kepada anaknya tentang hal-hal apa yang boleh kita lakukan kepada orang tua dan hal-hal apa yang tidak boleh kita lakukan. Jangan sampai pemikiran dan rasa berbeda yang ada, menjadi boomerang bagi keluarga.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun