Kesehatan highlight

Mendengar Si Sakit Jiwa

13 September 2017   11:07 Diperbarui: 13 September 2017   11:19 383 1 0
Mendengar Si Sakit Jiwa
koleksi pribadi

Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ)  banyak mendapatkan stigma yang negatif dari masyarakat, padahal peran masyarakat merupakan point penting sebagai faktor penyembuh bagi pasien. Masyarakat terutama yang hidup disekitar ODGJ masih menganggap mereka sebagaibeban. Penulis berkesempatan berinteraksi dengan ODGJ selama sebulan penuh dalam sebuah kelas pelatihan.

Saya berusaha untuk memahami kebutuhan dan berusaha untuk mendengar semua curhatan dari penderita ini. Dibanding teman kelas yang lain yang menampakan rasa capek dan kurang resepek dengan ODGJ  ini. Kebetulan Kelas Pelatihan ini berkaitan dengan pelatihan vokasi keterampilan yang memang membutuhkan fokus dan pemikiran. 

Selang setelah sebulan pelatihan pun usai, dan sipenderita ODGJ ini merasa perlu mengungkapkan ada sesuatu hal yang ingin disampaikan kepada saya. Dari case ini saya memahami betapa seorang yang menderita sakit jiwa butuh teman untuk diajak ngobrol, berdiskusi dan sekedar didengarkan apa yang ingin diungkapkan. dilain pihak banyak orang yang sudah negatif duluan dan berkeinginan untuk menjauh dari orang ini. 

Memang berhubungan dengan ODGJ membutuhkan kesabaran yang luar biasa, karena ia akan bertanya dengan pertanyaan yang sama berulang-ulang dan bercerita juga dengan cerita yang sama di lain waktu, dan mungkin dengan imajinasi/ khayalan cerita yang menurut kita tak masuk akal.  walaupun beda jenis sakit jiwanya akan berbeda juga kebiasaaanya bercerita dan berperilaku..

Sebagai contoh si ODGJ teman saya ini selalu mengatakan, Eropa is best, Jerman is best saya ndak suka indonesia, jerman juara dunia..selalu dan selalu... he he setelah ditelisik ternyata di suka sekali sama tim sepakbola jerman dan pengin selalu menang..dan tentu banyak cerita, angan angan dan cita yang sulit dia sendiri realisasikan... 

Point di sini adalah berikan kesabaran kita untuk si sakit. Mudah-mudahan itu bisa menjadi penyembuh. Tabik....