Sigit Pamungkas
www.kompasiana.com/sigitpam

suka membaca
Kompasianer sejak:
7 April 2012
Tulisan : 39 artikel
Komentar : 28 tanggapan
Rubrikasi
Arsip Tulisan s
Terbaru

Puisi

Hujan di Jendela

Kabut masih menebal di luar sana Juga rinai hujan yang tak berjeda, memeluk hijau pepohonan: begitu kedap Ricik airnya melanggamkan nyanyian-nyanyian purba Ini Juli, kekasihku, dan hujan sudah ...

FIKSI | 13 July 2014 10:37

9   0   dibaca 0

Puisi

Hujan yang Terlupakan

Di hari kemarin itu kita telah menjelma menjadi hujan Yang singgah di jalan-jalan juga getas reranting perdu di sudut taman Kita saling menggenggam, melerai gigil yang merajam ...

FIKSI | 2 July 2014 23:02

18   0   dibaca 1

Puisi

Tak Ada Percakapan di Kedai Itu

Tak ada percakapan di kedai itu Hanya ada angin sore yang singgah sesaat di jendela yang rapuh Setiap orang sibuk dengan sunyi masing-masing: juga gelas-gelas kopi Sesekali terdengar ...

FIKSI | 10 June 2014 19:17

15   0   dibaca 0

Puisi

Jalan-jalan Sunyi

Telah kita lalui jalan-jalan sunyi yang tercipta dengan ribuan air mata. Maka terbentuklah sungai dengan arus yang landai dan batu-batu kali seumpama luka yang nganga. Hingga tiba ...

FIKSI | 10 June 2014 19:07

15   0   dibaca 0

Puisi

Punggung yang Menghilang

Hujan masih menetes di semesta senja yang semakin renta Kabut bersama lembab yang melindap di dahandahan kastuba membisikkan sunyi Pada percakapan-percakapan yang kita eja bersama nyeri perpisahan… Ada ...

FIKSI | 2 February 2014 23:57

24   2   dibaca 0

Puisi

Jejak Senja

Senja seakan tak terbaca Hilang jejak, saat semesta tak lagi menorehkan warna merah saga Dari tempat yang jauh angin mendesaukan rapuh; menyeluruh Daun-daun kuning tua perlahan tanggal dari ...

FIKSI | 30 December 2013 17:47

29   0   dibaca 0

Puisi

Tentang 1000 Musim yang Pernah Kita Lewati

maka pada getas reranting rosela malam lingsir, purnama tak lagi menawarkan hangat selimut, udara menyusut–seperti inikah maut? ***** maka kita hamparkan selimut doa sebagai lentera; sebab kita ...

FIKSI | 29 December 2013 10:58

49   0   dibaca 0

Puisi

Pada Laut yang Murung

Mungkin, di arah tenggara yang jauh Seseorang sedang berkabung Menggiring tangisnya pada sela batu karang di tepi laut Mendadak laut diam Ombak tertahan di palung terdalam Hanya ada angin, ya, ...

FIKSI | 26 December 2013 13:15

38   0   dibaca 0

Puisi

Fra, Sebuah Nama

Ombak memecah Mengirimkan buih-buih putih ke bibir pantai Seekor camar terbang pelan di biru semesta Di sayapnya aku melihat Gurat-gurat cahaya, dan sorot mata yang aku kenali sebagai bagian ...

FIKSI | 23 December 2013 14:49

19   0   dibaca 0

Puisi

Hujan Terperangkap di Matamu

Nyiur yang melambai Menakik dingin di dada anak-anak yang berlarian di bawah hujan “Ini, Desember,” katamu “Dan hujan akan selalu mengunjungi lembah kita,” Dan kita menengadah ke langit di ...

FIKSI | 22 December 2013 05:43

33   0   dibaca 0
1 2 3 4 Next »

Subscribe and Follow Kompasiana: