PILIHAN HEADLINE

Mengambil Nilai Plus dari Konferensi Pers Tahunan Presiden Putin 2017

19 Juni 2017 13:07:40 Diperbarui: 20 Juni 2017 09:42:06 Dibaca : 135 Komentar : 0 Nilai : 1 Durasi Baca :
Mengambil Nilai Plus dari Konferensi Pers Tahunan Presiden Putin 2017
Sumber gambar: rt.com

Ada dua hal yang biasanya tak saya lewatkan untuk saksikan dari Russia meski lewat YouTube. Pertama adalah Victory day bulan Mei di mana pada saat itu bisa dilihat peralatan militer Russia yang terbaru. Dan yang kedua adalah konperensi pers tahunan Presiden Putin. Meskipun sikap saya sebenarnya campur aduk (mix feeling) terhadap Putin tapi tak bisa disangkal bahwa dia salah satu dari pemimpin Russia paling hebat yang pernah ada dan oleh majalah Time diorbitkan beberapa kali sebagai man of the year.

Konperensi ini sudah berlangsung sejak beberapa tahun, biasanya berlangsung minimal 3 jam. Untuk tahun 2017 ini berlangsung lebih dari 4 jam seperti video YouTube ini yang panjangnya 4 jam.

Di acara ini, Putin tampil sendiri, tanpa bawa contekan, atau pembantu presiden/menteri yg bisa dilempar pertanyaan, "I want to test my minister".

Pertanyaan kepada beliau bisa diajukan melalui online, lewat media, telepon, dan lain-lain. Ada seratusan wartawan dan undangn yang hadir dan ada lebih dari satu juta telepon yang masuk yang mencoba bertanya dan jutaan SMS juga yang masuk dari seluruh Russia dan di luar Russia. Dalam waktu 4 jam tentu tak semua bisa dilayani dan ada tim yang bertugas menyeleksi pertanyaan yang akan ditanyakan secara live.

Pertanyaan-pertanyaan tahun ini beragam dan Putin menunjukkan kapasitasnya. Dia tak merasa sok tahu, dan ada pertanyaan yang diakuinya tak menguasai masalah secara baik dan berjanji akan ada follow up, tapi ada juga masalah yang diketahui detilnya secara baik.

Tahun ini, ada pertanyaan dari seorang warga Amerika yg tinggal di Amerika. Ada juga pertanyaan seorang remaja yang belakangan diakui sebagai pertanyaan pihak lain, setelah Putin bertanya apakah pertanyaan ini memang pertanyaannya atau pertanyaan orang lain. Don't try to trick Putin.

Ini sebenarnya contoh bagus dalam penyelenggaraan negara di mana leader memberikan waktu yang cukup bagi publik untuk bertanya dan menguji kebijakannya. Sebenarnya hal semacam ini sudah dilakukan oleh Presiden Suharto dalam dialog Kelompencapir meskipun sedikit formal dan mungkin sudah didesain sebelunya.

Saya bukan pemuja Putin, tapi kalau ada sesuatu yang baik dari orang lain, dari manapun dia, mengapa tak dijadikan panutan untuk hal baik yang dilakukannya?

Shalahuddin Ahmad

/shalahuddin.ahmad

TERVERIFIKASI

Alumni ITB, Country Director dari sebuah perusahaan global, dan berkantor di sebuah kota tepi Black Sea dan Jakarta. Menulis sebagai rasa tanggung jawab sosial untuk sharing, edukasi, dan menguji pemikiran sendiri serta dapatkan feedback dari komunitas. Aktif di Quora dan FB di waktu senggangnya.
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH PLATFORM BLOG, SETIAP ARTIKEL MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.
LABEL politik

NILAI :

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana