Senandung Lirih

03 Mei 2013 17:16:50 Dibaca :

Harusnya aku bisa diam dan berfikir…..beranjak dari setapak rasa yang bias

Harusnya aku bisa membaca bahwa aku memang disingkirkan

Aku sedang menghitung diri, seberapa pantas dan layaknya aku dihatinya

Aku terluka oleh rasa yang kupelihara sendiri

Aku selalu ada untuk meyanggahnya…..

Sedia membopong rapuh kepak sayapnya

Menyeka peluh dan air matanya

Diposisikan dimanapun aku rela….meski pahit dan getir

Aku tahu langkah ini mulai perih….sakit dan menangis

Tapi semua itu tidak mampu menghentikanku

Sebab rasa yang kupelihara terlalu besar

Sampai pagar dosa mampu aku lewati

Namun yang membuatku sesak adalah aku menyadari ia ingin menyingkirkanku

Dari hati fikiran dan hari harinya…..

Semakin dalam rasaku semakin jauh ia meninggalkanku

Semakin sakit aku disini…..

Saat melihat fotonya bersama dengan…….sebagai wallpaper ponselnya

Jum’at 3 mei 2013

senandung ilalang

/senandungilalang

saya.....ingin menulis untuk ringankan hati
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?