HIGHLIGHT

Berpikir Panjanglah untuk Menjadi Guru

14 Juni 2012 19:51:51 Dibaca :

Ini tadinya tulisanku yang ke-7. Tetapi tulisan ini salah hapus (salah delete). Semestinya yang didelete itu tulisan yang ke-7 yang berjudul BATANG TUMBUHAN TUMBUH KE ATAS. (halaman dengan tulisan judul ini tidak dapat ditemukan lagi sebelum ini).

Tulisan yang ke-7 itu judulnya sudah diperbaharui, yaitu " Batang Tumbuh Ke Atas ".

(menjadi tulisan ke-8).

Mudah-mudahan aku tidak lupa tulisanku ini.

Berpikir Panjanglah untuk Menjadi Guru

Dulu profesi guru minim peminat. Tetapi sekarang terjadi penumpukan guru di mana-mana. Meskipun masih ada yang kekurangan tenaga guru di tempat tertentu.

Mungkin penulis termasuk angkatan guru baru, bukan angkatan Oemar Bakrie. yang terkenal itu.

Penulis mengawali sebagai guru pada tahun 1994 di sebuah SMA Swasta , ketika masih kuliah di D-3 keguruan. Lulus S-1 keguruan tahun 1997 dan menjadi PNS tahun 2000.
Saat itu kesejahteraan guru tidak seperti sekarang. Bukankah penggelontoran dana sertifikasi guru baru dilakukan oleh pemerintah pada tahun 2008 ? Dan penulis mulai mendapatkannya pada tahun 2009, setelah lulus PLPG (Pendidikan dan Latihan Profesi Guru) tahun 2008.

15 tahun mengabdi dan 9 tahun sebagai PNS saat tahun 2009 itu, penulis baru mendapatkan tunjangan sertifikasi guru. Sedangkan guru yang lain yang lebih lama, belum disertifikasi, karena masih banyak yang belum sarjana S-1.

Perlu diingat program sertifikasi guru tertuang di dalam Undang-undang RI nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen dan dilaksanakan 1 tahun kemudian.

Sejak dicanangkan program ini tahun 2006, dalam rentang 6 tahun terjadi peningkatan tajam jumlah guru. Dan peningkatan jumlah sarjana pendidikan yang sedang atau tinggal menunggu panggilan sertifikasi.

Ini tidak dapat dilepaskan dari program sertifikasi guru. Di mana setiap daerah memiliki kebijakan masing-masing. Ada guru yang baru mengabdi 5 tahun sudah mendapat panggilan sertifikasi, karena sudah S-1. Sementara guru lainnya masih harus berjuang mendapatkan gelar sarjana pendidikan, meskipun sudah lebih dari 20-an tahun sebagai guru, baik yang masih honor, maupun yang sudah PNS.

Profesi guru saat ini menjadi sebuah harapan. Sekarang sudah terbentuk antrean panjang guru-guru. Oleh karena itu berpikir panjanglah untuk menjadi guru. Karena tidak mustahil suatu saat akan terjadi masa kosong penerimaan guru, sambil menunggu guru-guru lama yang akan pensiun.

Azis Syahrul

/semampunya

TERVERIFIKASI (HIJAU)

Seorang Guru IPA SMP.
Lahir di Karang Tengah, Ciledug, Tangerang. Bahasa yang digunakan
"Betawi Ora" dan Bahasa Indonesia.
Tinggal di Cipondoh, Kota Tangerang.
Mengajar di Kota Tangerang Selatan.

Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?