HIGHLIGHT

Jakowi, Menjadikan Jakarta Kiblat Politik Santun di Indonesia

13 September 2012 07:23:41 Dibaca :

Pemilu DKI Putaran II akan berlangsung tanggal 20 September nanti. Gegap gembita, semarak tak kunjung reda. apalagi suara kompasioner  yang saling berlomba menulis. Sungguh indah.

Saya bukan penduduk jakarta, bukan pula pemilih untuk gubernur jakarta.

Melihat fenomena pemilu jakarta sungguh menarik, Incumbent Vs Pendatang baru. Dengan memasang strategi politik masing-masing yang membuat daya tarik tersendiri bagi penduduk jakarta ataupun luar jakarta, terlebih saya.

Kedatangan pendatang baru, cukup menarik disimak. Iya, Jakowi dengan selogan jakarta baru menjadikan pemilu jakarta hari ini lebih menarik, enak ditonton. Kampanye yang dilakukan dengan merubah mainstream utama money politik yang semarak di negeri ini, menjadi politik santun yang penuh dengan kreasi. Hasil karya jakowi, siapa yang tidak kenal kemeja kotak-kotak yang menjadi trend baik di jakarta atau di kota lain. Siapa yang mengira, sebuah baju menjadi anemo besar, menjadi peluang bisnis besar bagi masyarakat. Inilah ide besar, gagasan baru yang ditelurkan oleh jakowi. Selepas Baju Kotak, team kampanye aktif dengan kreasi, hasilnuya boneka jakowi, game jakowi, apalah yang serba jakowi yang memiliki segementasi pasar yang berbeda beda.

Apa yang dilaksanakan Jakowi adalah upaya menghidupkan perdagangan di dalam negeri. Perdagangan naik, pendapatan naik dan masyarakat pedagang akan mendapat keuntungan, sehingga roda perekonomian terus berlangsung. Apa yang dilakukan adalah semangat kebangkitan, bahwa masyarakat kecil mampu bangkit dengan didorong oleh kebijakan yang baik. Dengan menjadikan icon trend center baju kotak-kotak, menjadikan baju ini laris manis di pasar. Saya menyampaikan selamat anda mendukung pengusaha lokal. Menghidupkan pengusaha lokal ditengah gegap gempita jakarta.

Akhirnya, Pemilu Pertama Jakowi berhasil menguasi pemilihan Tahap I.

Pemilukada Tahap pertama menjadikan pelajaran berharga bagi seluruh masyarakat indonesia. Akhirnya jakarta menjadi barometer dari daerah lain. Pemilu tak lagi menjadi milik incumbent, tidak lagi erat degan politik uang. Masyarakat semakin sadar bahwa memilih kepala daerah, memilih mereka yang sanggup meningkatkan kesejahteraan. Bukan Kepala Daerah yang Korup.

Semoga pemilu DKI menjadi pembelajaran bagi semua kepala daerah, mereka yang menang adalah mereka yang dipercayai oleh rakyat yaitu mereka yang secara hakiki mampu berprestasi, mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Saya mendukung perubahan, dengan semangat politik santun, membangun ekonomi kerakyatan,  walau kalkulasi politik kalah, semoga koalisi rakyat menjadikan jakowi menjadi pemenang Pilkada DKI putaran II nanti.

Sandy Idhar Rosydi

/sandy_consultan

Sandhi Idhar Rosydi, bersemangat menjalani hidup, bersungguh-sungguh dalam menjalani ketetapan illahi
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?