syarifuddin abdullah
syarifuddin abdullah Pegawai dan dagang

Ya Allah, anugerahilah kami kesehatan dan niat ikhlas untuk membagi kebaikan

Selanjutnya

Tutup

Ekonomi headline

Terusan Kra Thailand Tidak Akan Berpengaruh Signifikan terhadap Ekonomi Indonesia

16 Maret 2017   00:46 Diperbarui: 17 Maret 2017   18:14 4954 5 4
Terusan Kra Thailand Tidak Akan Berpengaruh Signifikan terhadap Ekonomi Indonesia
Sumber foto: wixstatic.com

Benar bahwa Singapura akan menjadi negara yang paling dirugikan oleh pembangunan Terusan Kra Thailand. Betul juga bahwa Cina bersama Jepang dan Korsel juga akan menjadi negara yang paling diuntungkan. Namun, tidak ada argumen geografis dan perdagangan yang dapat dijadikan acuan untuk membuktikan bahwa Indonesia juga akan dirugikan dan/atau diuntungkan oleh Terusan Kra.

Seperti diketehui, Terusan Kra didesain akan dibangun dua lajur, kedalaman 33 meter dan lembar 500 meter, yang dapat dilayari kapal berukuran 500,000 DWT dengan kecepatan 7 knot. Terusan Kra akan meringkas jarak sekitar 1.200 mil laut dibanding berlayar antara Laut China Selatan dan Samudera Hindia yang membentuk garis setengah lingkaran ke selatan, melewati Selat Malaka-Singapura/Batam-Malaysia.

Sumber: Springer.com
Sumber: Springer.com
Dengan pandangan sekilas ke peta bumi, seorang peneliti dapat dengan mudah menyimpulkan bahwa Indonesia adalah wilayah yang berada di ekor tenggara Benua Asia. Dan seluruh jalur perdagangan global antara Indonesia dengan semua benua sama sekali tidak terganggu oleh Terusan Kra.

Sebab jalur ekspor-impor antara Indonesia dan Eropa tidak memerlukan Terusan Kra; Jalur ekspor-impor antara Indonesia dengan negara-negara di Timur Tengah juga tidak memerlukan Terusan Kra; Jalur ekspor-impor antara Indonesia dan Jepang-China, Korsel sama sekali tidak terganggu oleh pembangunan Terusan Kra. Jalur perdagangan antara Indonesia dengan Afrika Timur dan Barat juga tidak memerlukan Terusan Kra. Dan terakhir, jalur ekspor-impor antara Indonesia dengan Benua Amerika tidak memerlukan Terusan Kra.

Benar bahwa pembangunan Terusan Kra akan mengurangi pelayaran di Selat Malaka menuju Laut Cina Selatan atau sebaliknya. Tapi selama ini pun, negara yang paling diuntungkan pelayaran di Selat Malaka adalah pelabuhan Singapura, bukan Indonesia. Karena itu, Singapura yang paling resisten terhadap proyek Terusan Kra.

Malaysia juga akan sedikit terganggu. Tapi selama ini pun, pelabuhan-pelabuhan Malaysia juga hanya mampu mengambil alih sedikit jatah Singapura. Batam yang awalnya didesain untuk menyaingi posisi Singapura, hingga kini tidak mampu mengambil alih posisi Singapura.

Makanya heran juga jika belakangan muncul berbagai analisis yang mengasumsikan bahwa Terusan Kra di Thailand akan “mengunci” perekonomian Indonesia. The map is the best way to understand politic and economy (peta adalah cara terbaik untuk memahami politik dan ekonomi).

Syarifuddin Abdullah | Kamis, 16 Maret 2017 /18 Jumadil-akhir 1438H.