"Kangen"

26 Oktober 2014 06:00:22 Diperbarui: 17 Juni 2015 19:43:05 Dibaca : Komentar : Nilai :

Lagi-lagi aku merindukanmu,

wahai pemilik mata biru.

Senangkah kau sekarang di sana?

Legakah rasanya?

Dalam sunyi aku berdoa

semoga kau selalu bahagia.

Bertahap kuterima realita ini,

masih belajar merelakanmu pergi.

Ah, aku harus berhenti merasa sedih.

Toh, kita bukan sepasang kekasih

meski rasa ini begitu nyata

enggan mati, amat keras kepala.

Lagi-lagi ada yang tercipta

puisi yang lahir dari hampa.

Di sini, kerap kuhitung hari

sembari berharap, waktu segera membunuh rasa cinta di hati ini...

R.

(Jakarta, 25 Oktober 2014)


Ruby Astari

/rubyastari

"BLOGGER 'KECANDUAN' " Blogger ini kecanduan...menulis. Juga dikenal di dunia nyata sebagai pengajar bahasa Inggris paruh waktu, penerjemah lepas, dan penulis lepas (yang salah satunya adalah novel "Reva's Tale"), blogger ini juga bagian dari pasukan penulis konten di Kontenesia (kontenesia.com). Ingin memesan jasanya? Silakan berkunjung ke situs tersebut. Untuk memuaskan 'kecanduan'-nya, blogger ini juga suka membaca dan menjadi admin salah satu grup penulis. Menonton serial TV yang berkaitan dengan thriller, kriminologi, hukum, psikologi, dan horor juga menjadi kegiatan favoritnya. R.
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.
LABEL puisi fiksi
Featured Article