Oh... Kompas.com!

29 November 2012 02:52:36 Diperbarui: 24 Juni 2015 20:30:40 Dibaca : Komentar : Nilai :
Oh... Kompas.com!
1354156029531458189

ENTAHLAH apa yang dimaksudkan redaksi Kompas.com! Saya sedikit terganggu ketika membaca berita - berita hangat. Bukan karena beritanya tidak menarik tapi justru karena berita dan gambar tidak sesuai. Kadang gambar yang ditampilkan tidak menggambarkan isi berita yang mau disampaikan. Beberapa contoh seperti di bawah ini:

Gambar 1
Keterangan Gambar 1: Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama saat berbicara dalam dialog yang digelar Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) di ruang rapat FKUB, Jalan Soegiopranoto, Jakarta Pusat, Selasa (27/11/2012). Tapi isi beritanya tentang:

1354156381335239058
1354156381335239058

Contoh kedua;

1354156511915729063
1354156511915729063
Gambar 3
Keterangan Gambar 3: Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo melakukan pertemuan kerja dengan Menteri Perdagangan dan Industri Norwegia, Trond Griske, Minggu (25/11/2012). Uniknya perbincangan antara kedua tokoh ini dilakukan di tengah - tengah Jalan Sudirman, Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat. Tetapi isi beritanya tentang :
13541568751536249926
13541568751536249926
Gambar 4
Contoh kekeliruan ketiga:
1354156948420359939
1354156948420359939
Gambar 5
Keterangan Gambar 5: Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo (Jokowi) saat menerima warga Kampung Baru, Muara Angke di Gedung Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (1/11/2012) Sedangkan isi beritanya tentang :
1354157153597383180
1354157153597383180
Gambar 6
Sekali lagi, yang saya merasa terganggu adalah korelasi antara berita dan gambarnya. Paling tidak keduanya terdapat jembatan sehingga ada kesan "nyambung". Ke-'nyambung'-an antara isi berita dan gambar atau ilustrasi sangat membantu pembaca untuk mengerti dan memahami konten dan konteks berita secara utuh.

Roman Rendusara

/roman

TERVERIFIKASI

Roman Rendusara, nama pena. Lengkapnya, Oswaldus Romanus M. Dilahirkan di kampung Kepi, Desa Rapowawo, Kec. Nangapanda, Ende Flores NTT. SD diselesaikan di SDK Kekandere 2, menimba pendidikan menengah pertama dan atas di Seminari Todabelu, Mataloko, Ngada. Sempat belajar filsafat di STF Driyarkara, lalu hijrah ke Ekonomi di UNKRIS-Jakarta. Beberapa kisah tercecer pernah tertuang di HU Flores Pos dan media lokal lain. Kini, menetap di kampung kelahiran sambil mencangkul kebun ubi. Tulisan lain: floreside.wordpress.com. PIN BBM 5FE3AC32
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.
Featured Article