Politik

Menggantungkan Nasib Politik Indonesia pada Konsep dan Sistemnya

14 September 2017   15:19 Diperbarui: 14 September 2017   15:32 166 0 0

Berbicara terkait konsep dan sistem politik, dalam sebuah perpolitikan. Konsep itu adalah paradigma yang dijadikan acuan dalam sebuah pengaturan, dan sistem itu adalah cara berjalannya sebuah perpolitikan. Indonesia dalam ranah perpolitikannya juga mengguakan konsep dan sistem pastinya. Perjalanan politik di Indonesia, dan situasi nya sangat tergantung bagaimana konsep dan sistem itu berjalan. Kemanan negara atau situasi negara juga sangat berpegruh terhadap perjalanan politik, dan begitu juga sebaliknya. 

Berbicara terkait sebuah konsep, yang mana konsep ini adalah sebagai tolak ukur, atau mungkin secara mudahnya adalah indikasi yang haris ada dalam sesuatu, agar sesuatu itu mencapai tujuannya. Pada dasarnya konsep dalam berpolitik itu ada 4 yakni:

1.Kekuasaan (Power).Kekuasaan disini bisa berarti sangatlah luas, namun pada intinya sebuah kekuasaan itu adalah power of control (hak atau kuasa untuk mengatur), manusia menurut Aristoteles adalah Zone Politicon, yang mana sifat alami manusia adalah ingin selalu berkuasa. Sehingga dalam hal perpolitikan, maka akan ada yang namanya games politic (permainan politik) yang sudah menjadi hukum alam adanya sekelompok pemenang dan sekelompok yang kalah, kelompok yang menang maka akan mengusung pendukungnya sebagai bagian dari permainan politik ini, dan begitu juga kelompok yang kalah maka akan berusaha bagaimana merebut kemenangan itu kembali. 

Hal yang drmikian itu sudah wajar, dan sah-sah saja terjadi dalam dunia perpolitikan. Namun, pandangan yang ada pada saat ini, banyak yang menganggap bahwa tidak jarang politicus melakukan abuse of power (penyalahguaan kewenangan) yang memang sangat berdampak pada masyarakat.

2.Negara (state).Hubugan sebuah negara dengan politik, yakni bahwa negara adalah wadah bagi realisasi kegiatan politk, sehingga wajar sekali bahwa situasi negara sangat tergantung oleh perjalaan politik, dan begitu juga sebaliknya. 

3.Pengambilan Keputusan (legal Policy)Setiap kepentigan-kepentingan yang dikomunikasikan bersama antara pengausa dan juga rakyat untuk mencapai sebuah tujuan. Dengan memberikan beberapa aspirasi dan bisa terkoordinir, sehingga bisa mengambil sebuah keputusan.

4.Kebijakan Publik (Public Policy)Kebijaan yang diambil oleh pemerintah melalui partai politik, yang bertujuan untuk kemaslahatan orang banyak.5.Pembagian Kekuasaan (Distribution of Power)Dalam perpolitika sangat wajar bahwa, pembagian kursi (kekuasaan ) pasti akan di  dminasi oleh pendukung nya. Karena memang, itulah sunatullah yang mana bila memang lawan yang akan diberikan kursi maka sama saja dengan kita bunuh diri.