Pemberian Terapi Hot Pack Hipotermi Post Operasi

21 Maret 2017 18:46:58 Diperbarui: 21 Maret 2017 18:56:20 Dibaca : Komentar : Nilai : Durasi Baca :

Seiring berkembangnya jaman yang makin modern yang diikuti

 dengan perkembangan di dunia kesehatan dalam menangani suatu masalah kesehatan atas penyakit penyakit yang timbul, salah satunya dibidang pembedahan dimana sudah banyak metode

metode bedah yang di temukan dan  diaplikasikan dalam bidang medis,dan sekarang semakin bertambah pula kepercayaan masyarakat akan keberhasilan tindakan bedah dibanding pengobatan alternatif diluar medis dalam menangani suatu masalah kesehatan.

  Seksio caesaria:  merupakan salah satu tindakan yang dilakukan untuk melahirkan janin melalui pembedahan di daerah abdomen Dewasa ini Seksio caesaria bukan lagi pembedahan yang dilakukaan pada keadaan emergensi melainkan menjadi tren pada proses kelahiran yang sengaja diputuskan oleh pasien atau elektif dengan berbagai alasan baik menghindari rasa nyeri, sengaja memilih tanggal tertentu, mencegah ruptur dijalan lahir normal dan alasan yang lain.

Penjelasan yang baik pada pasien pre operasi seksio caesariamengenai prosedur pembedahan sangatlah penting dilakukan baik persiapan sebelum operasi, penjelasan tentang prosedur operasi maupun komplikasi atau masalah yang akan timbul setelah menjalani tindakan operasi.Dalam tindakan operasi akan timbul berbagai komplikasi atau masalah yang timbul setelah tindakan pembedahan dan pentingnya dalam pemantauan berbagai sistem. Salah satu komplikasi yang mungkin timbul setelah operasi adalah terjadinya penurunan suhu tubuhpasien atau hipotermi post operasi

Goldberg dalam Sabiston melaporkan tentang pasien dengan tindakan pembedahan abdominal elektif sebanyak 78% mengalami penurunan temperatur tubuh. Hipotermi post operasi timbul karena berbagai alasan antara lain jenis operasi, lamanya berada di kamar operasi, efek anestesi, faktor usia dan trauma.

Hipotermi post operasi merupakan keadaan suhu tubuh dibawah temperatur normal (<36ºC). Proses kehilangan suhu tubuh akibat tindakan pembedahan dimana terjadi peningkatan metabolisme tubuh yang berlebih dan mengakibatkan Vasokontriksi dan perubahan termoregulasi sistem pada hipotalamus. Pengembalian panas tubuh harus  segera dilakukan karena efek selanjutnya pasien akan mengalami ketidaknyamanan lain yaitu Shivering(menggigil) ditambah lagi dengan nyeri post operasi yang akan dialami oleh pasien.

Efek hipotermi juga dapat memperlambat penyembuhan dan  mempengaruhi lama rawat post operasi.

Lumajang adalah dengan memberikan terapi Pethidin injeksi.

Sebelum pasien mengalami Shievering, perlu tindakan penghangatan tubuh dengan terapi panas yang diberikan pada pasien yang suhunya ≤36ºC.

Berbagai metode Nonfarmakologi yang diberikan untuk terapi panas yang telah dipakai untuk pengembalian panas tubuh pasien antara lain selimut hangat, buli-buli panas, kompres dengan Hot -pack .

   Hot-pack merupakan:  kemasan tertutup yang suhunya dinaikkan hingga menjadi panas atau sesuai suhu yang dapat ditahan pasien Peneliti menggunakan Hot-pack sebagai pengganti buli-buli panas sebagai alat pengembalian suhu tubuh, selain lebih praktis Hot-pack tidak perlu diisi ulang seperti penggunaan buli-buli yang harus diganti

airnya apabila suhunya telah berubah, dan pengisian air panas kedalam buli-buli dapat tumpah dan menimbulkan basah pada pasien bila menetes.

  • Suhu tubuh responden Post operasi Seksio Caesaria Sebelum pemberianhot-pack

 Responden yang diteliti sesuai dengan kriteria inklusi mengalami penurunan suhu tubuh (hipotermi) selama menjalani operasi Seksio caesaria.

Perubahan suhu yang terjadi pada pasien yang telah menjalani operasi adalah menurunnya temperatur tubuh dibawah 36ºC,

berbagai penyebab dapat dijadikan alasan mengapa terjadi hipotermi

berbagai alasan tersebut adalah lama waktu operasi, terapi cairan saat operasi, faktor usia, faktor trauma.

Suhu dingin (360 C-370 C) pada pasien post operasi Seksio Caesaria menyebabkan kontriksi pembuluh darah yang mengalirkan

makanan dan oksigen kejaringan hingga asupannya tidak adekuat, penurunan aliran darah menyebabkan iskemi sel dan juga menyebabkan resiko pembentukkan bekuan darah, yang semakin menghambat oksigen kejaringan dan menyebabkan hambatan pada

fase penyembuhan luka operasi.

  • Suhu tubuh responden post operasi seksio caesaria setelah pemberian hot-pack :

Berdasarkan penelitian yang dilakukan terhadap pasien yang     mengalami penurunan suhu tubuh (hipotermi) didapatkan Sebanyak

20% responden yang suhunya mencapai  normal (360C-370C) dalam 10 menit pertama, 40% naik kenilai normal di 10 menit kedua, dan 1% yang naik kenilai normal di 10 menit ketiga, dan 30% responden yang mengalami kenaikan suhu ≤360C.

 

  • INIKASI PEMBERIAN HOT PACK :
  • Sprain dan strain
  •  Sebagai tindakan pendahuluan (preliminary) sebelum dilakukan     Low back pain yang disertai spasme otot
  • Arthritis kronis
  • KONTRA INIKASI PEMBERIAN HOT PACK :

   1. Gangguan sensibilitas

   2. Buerger diseases

       3. Gangguan peredaran darah arterial perifir

Darmawan,Iyan. 2009. Efek Ringer acetaddalam mempertahankan Suhu tubuh inti pasien.www.PT_Otsuka.

KOMPASIANA ADALAH PLATFORM BLOG, SETIAP ARTIKEL MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.
LABEL kesehatan

NILAI :

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana