Rifqi Qowiyul Iman
www.kompasiana.com/rifqi_qoy
| Tulisan | : | 7 artikel |
| Komentar | : | 7 tanggapan |
![]() |
![]() |
Kirim Pesan | |
![]() |
|
Jadikan Teman | |
![]() |
Google+ | ![]() |
Laporkan |
Untuk kali pertamanya setelah 24 jam aku membuka pintu flat menantang angin yang dingin menusuk, musim dingin kali ini tak berubah sedikitpun dengan dirinya yang ...
aku masih tetap sendiri bersandar pada tari warna pelangi dibalakangku hanyalah gelap yang terlampau pekat sepi menyanyi meniup harmonika ku mengembara di negeri asing menikmati buaian irama bidadari tak ada yang ...
“Nak, bangun… udah adzan subuh. Sarapanmu udah mama siapin di meja…” Tradisi ini sudah berlangsung 18 tahun, sejak pertama kali hingga saat ini aku masih ...
Dan jika engkau bertanya, bagaimanakah tentang Waktu?…. Kau ingin mengukur waktu yang tanpa ukuran dan tak terukur. Engkau akan menyesuaikan tingkah lakumu dan bahkan mengarahkan perjalanan ...
Seakan meredup namun terang seakan hilang namun tersisa seakan pergi namun datang Seakan hadir namun terlupa Biarlah angin bawakan asa tertutup oleh debu bertajuk kasih berselimut asap yang memudar semuanya tersimpan dalam ...
makin kelabu dan akhirnya gelap…seakan makna hilang dalam kata sempat menaruh harap pada jemari namun ia ada bukan tuk bicara karena mendengarnya takkan resapi makna mulut berbicara tanpa ...
Diam makin kelabu dan akhirnya gelap…seakan makna hilang dalam kata sempat menaruh harap pada jemari namun ia ada bukan tuk bicara karena mendengarnya takkan resapi makna mulut berbicara tanpa ...