Galih Purple Sang Prosa
www.kompasiana.com/radicalcomputerndesain.blogspot.com
TERVERIFIKASI
| Tulisan | : | 113 artikel |
| Komentar | : | 63 tanggapan |
![]() |
![]() |
Kirim Pesan | |
![]() |
|
Jadikan Teman | |
![]() |
Google+ | ![]() |
Laporkan |
Gila itu merupakan ketidak warasan… Lha ketidak warasan yang bagaimana yang saya miliki.. Ya saya sendiri juga tidak tahu.. Makanya saya tanya anda.. Kalau anda tahu, terus sekarang siapa ...
adakah dia disana.. dalam dinding ruang kita.. sebagai simbol negara.. atau hanya burung biasa.. dapatkah dimengerti oleh kita.. tiap arti dan magnanya.. ketuhanan yang maha esa.. benarkah di hati kita tlah beriman ...
telah ku tulis telah ku rangkai tentang sang pengemis yang hampir menjadi bangkai tulisan demi tulisan huruf demi huruf kata demi kata kalimat demi kalimat semua ini apa..?? Tak ada gunanya hanya setumpuk kertas tanpa magna ...
dengarlah suaraku saat aku katakan cinta lihatlah bola mataku saat aku memandangmu adakah cahaya ataukah rasa bergetarkah hatimu saat hati ku bicara bahagiakah kamu saat lagu ku nyanyikan resapilah magna arti,kata dan tulisannya temukan aku di ...
Politik…apa sech artinya?? Yang saya tahu politik itu hanya beberapa kata yang membuat kepala saya pusing. Lha wong saya itu tidak pernah sekolah,jadi tidak tahu ...
setetes air yang tak ku tahu darimana datangnya dia menetes di pipi ku saat tak mampu ku tahan dia seperti hujan yang tiba tiba datang seperti embun yang tiba tiba ...
ku lelah menjadi sesuatu yang tak mereka tahu seperti air yang beku dan hampir mencair seolah aku lagu tak bernada hanya tulisan tanpa liriknya lalu semua itu apa? Apakah masih berarti atau akan ...
entah kapan ini terjadi lagi tlah lama musnah dr ingatan ku wajah itu..nama itu.. kenangan dan cerita itu.. aku hanya mampu mengingatnya menatap matanya walau dalam ingatan ku bayangan yang engan ...
entah kapan ku ingat itu tanpa ku tahu kau ada di hatiku tiap heningku kau temani aku tiap saat bayangmu ada di mimpi ku akankah benar semua rasa tertuju dalam ...
saat hening ku diam tanpa seseorang yang berdiri aku hanya menatap langit malam mengamati tiap sudut keheningan tak ada secarik kertas maupun pena ingin rasanya ku berbagi kata, sajak dan ...