Majunya Agus Yudhoyono Pada Pilgub DKI Jakarta

24 September 2016 00:44:58 Diperbarui: 24 September 2016 01:27:50 Dibaca : Komentar : Nilai :

Pemilihan Gubernur DKI Jakarta akan segera dilaksanakan. Beberapa nama calon pemimpin Jakarta sudah ada, salah satunya ialah Agus Yudhoyono yang merupakan anak dari mantan Presiden Republik Indonesia yang ke 6.

Agus Yudhoyono mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Komandan Batalyon Infanteri Mekanis 203/Arya Kemuning untuk maju sebagai Gubernur DKI Jakarta. Banyak sekali tanggapan-tanggapan masyarakat, ada yang mendukung maupun tidak. Di karenakan Agus Yudhoyono merupakan seorang tentara yang baru akan turun tangan di dunia politik dan tidak memiliki karir dalam politik.

Sedangkan adiknya Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas dipandang lebih mengenal dunia politik karena lebih dulu aktif sebagai kader Partai Demokrat tidak mencalonkan diri dalam Pilgub DKI Jakarta.

Padahal karir Agus Yudhoyono di TNI sangat menjanjikan. Mulai dari saat beliau masih menempuh pendidikan di Akademi Militer, prestasi akademis nya belum ada yang menandingi dan merupakan lulusan terbaik.

Bahkan jika Agus tidak berhenti menjadi tentara, pada tanggal 1 April 2017 ia akan diangkat pangkatnya. Mabes TNI juga telah menyiapkan pendidikan lanjutan untuk Agus. Namun saat ini TNI sedang memproses permohonan pengunduran diri Agus sesuai dengan aturan yang berlaku akan dilakukan proses pemberhentian secara hormat.

Yang akan menjadi wakil Agus yaitu Sylviana yaitu seorang Deputi Gubernur bidang kebudayaan dan pariwisata pemprov DKI Jakarta dan beliau juga akan mengundurkan diri dari jabatannya.

Namun apa yang akan terjadi apabila seorang mantan tentara terjun ke dunia politik bahkan menjadi seorang gubernur,presiden,dan lain-lain nya?

Menurut Muhaimin (dalam Sitepu, 2004) ada tiga alasan tentara masuk ke dunia politik yaitu:

  • Ketidakstabilan sistem politik. Terbukanya kesempatan serta peluang yang cukup besar untuk menggunakan kekerasan dalam sistem politik.
  • Kemampuan. Golongan militer mempengaruhi kehidupan politik dan bahkan untuk memperoleh peranan-peranan politik yang menentukan.
  • Policial Perspectives.Kelompok militer yang menonjol diantara perspektif mereka adalah yang berkaitan dengan peranan dan status mereka dalam masyarakat dan juga berkenaan dengan persepsi mereka terhadap kepemimpinan sipil serta sistem politik secara keseluruhan.

Ada banyak kemungkinan yang terjadi jika seorang mantan tentara masuk ke dunia politik. Bisa saja mereka akan berbuat otoriter seperti contohnya pada masa Presiden Soeharto. Namun, tidak hanya itu mereka dapat membuat rakyatnya menjadi lebih disiplin dan taat terhadap peraturan.

Dan tentunya semua tergantung dengan kinerja kerjanya meskipun mereka dari berbagai macam latar belakang apapun.

Apa yang dilakukan oleh Agus Yudhoyono sebenarnya bukanlah hal yang mudah sebab dia harus mengorbankan karier pribadinya demi Jakarta.

Pastinya, segala sesuatu ada positif dan negatifnya kita tidak dapat menilai segala sesuatu hanya dari satu hal.

Semoga calon Gubernur Jakarta selanjutnya dapat menjadikan Jakarta menjadi lebih baik lagi.


Nama: Rachmasari Nur Al-Husin

NIM: 07041281621057

Jurusan: Ilmu Hubungan Internasional

Kelas: A/Indralaya

Pembina: Nur Aslamiah Supli, BIAM, M.Sc

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.
Featured Article