tentang Paraffin Bath

21 Maret 2017 11:03:48 Dibaca : Komentar : Nilai : Durasi Baca :

About Paraffin Heat Therapy

Puput Tri Kasih Harefa

1610301126

Jurusan S1 Fisioterapi

  • Pengertian parafin bath

Parafin bath merupakan salah satu metode hidroterapi yang menggunakan parafin sebagai medianya, pada prinsipnya terapi ini merupakan terapi yang memanfaatkan suhu yang relatif tinggi (panas). Parafin yang digunakan untuk terapi ini adalah parafin biasa yang ditambah parafin oil, kemuian dipanaskan hingga meleeh dengan suhu + 55o C.

Secara umum diketahui bahwa segala bentuk rangsang akan mempengaruhi atau menimbulkan efek pada tubuh. Demikian halnya jika tubuh diberikan stimulasi berupa suhu tinggi (panas). Efek-efek fisiologis yang dimaksud adalah seperti berikut:

Stimulasi sensasi panas pada jaringan akan menimbulkan penigkatan suhu pada jaringan yang berkaitan. Akibat yang paling nyata dari aplikasipanas adalah timbulnya hiperaemia. Efek fisiologis yang mungkin timbul adalah seperti berikut :

• Peningkatan suhu / temperatur tubuh
 • Penigkatan metabolisme
 • Terjadi vasodilatasi arteriole
 • Peredaran darah kapiler menjadi lancar
 • Tekanan hirostatik kapiler meningkat

  • Indikasi dan kotrakindikasi

Indikasi :

  • Menguranggi rasa nyeri
  • Pasca trauma
  • Pasca fracture
  • Atritis kronis
  • Spasme otot

Kontraindikasi :

  • Tidak pada luka bakar
  • Tidak pada luka terbuka
  • Adanya gangguan sirkulasi pada pembuluh darah ferifer
  • Dicurigai pada daerah yang terkena pendarahan

Cara pengobatan Parafin Bath

  • Proses pengobatan menggunakan lilin paraffin sangat mudah dan tidak membutuhkan waktu yang lama. Pada pusat rehabilitasi medik dan spa, umumnya pengobatan dengan metode ini menggunakan alat khusus yang berguna sebagai wadah dan pemanas, sehingga lilin dapat berada dalam kondisi cair/meleleh. Kadang dilakukan penambahan minyak aromaterapi esensial sesuai dengan kebutuhan.
  • Lilin parafin yang awalnya beku berbentuk balok, biasanya diletakkan dalam wadah tertutup yang dilengkapi dengan elemen pemanas yang akan melelehkan lilin parafin tersebut dan mempertahankan suhunya agar cukup nyaman dan tidak terlalu panas saat digunakan yaitu antara sekitar 48-57 derajat Celcius.
  • Sebelum melakukan terapi, semua bagian tubuh yang hendak direndam dalam lilin parafin harus bersih dari kotoran dan perhiasan apapun yang menempel pada kulit (gelang, cincin, dll). Dianjurkan untuk mencuci bersih dan mengeringkan daerah yang akan diterapi sebelum sesi pengobatan.
  • Bagian tubuh yang akan diterapi, dibiarkan terbenam beberapa saat dalam wadah yang berisi lilin parafin yang meleleh pada suhu tertentu dan kemudian angkat daerah tersebut dari wadah, dan biarkan sisa lilin membeku membentuk lapisan di permukaan daerah yang diterapi tsb. Proses pencelupan daerah yang sakit dilakukan beberapa kali.
  • Sensasi hangat akan memberikan manfaat memperlancar aliran darah dan sirkulasi, mengurangi sakit dan pembengkakan daerah yang nyeri sekaligus memberikan kelembaban pada kulit sekitar. Setelah sekitar 20 menit dan mengeras, lilin akan dikelupas dan daerah tersebut siap untuk dilakukan pemijatan, peregangan, latihan atau tindakan terapi tambahan selanjutnya.

Sumber : Dickson, James A.dkk, 2012. About Paraffin HeatTherapy.htttp.//www.journaltherabathpro.co/pdf/mr43aboutparaffintherapy.pdf.WR Medical

Electronics Co. Akses (15/03/2017)

KOMPASIANA ADALAH PLATFORM BLOG, SETIAP ARTIKEL MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.
LABEL kesehatan

NILAI :

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana