Penari Kuda Lumping

14 Mei 2013 09:34:57 Diperbarui: 24 Juni 2015 13:36:47 Dibaca : Komentar : Nilai : Durasi Baca :
Penari Kuda Lumping
13684986331925369153

Menari dalam derap kuda gagah dan jumawa Kalap mengunyah apa saja: gedung, kantor, mobil, rumah Kembang, asap menyan tujuh lapis, termasuk juga kue pokis Sementara si pengendang mencabik-cabik gamelan kesurupan Tepuk sorak penonton dan celetar cemeti membelah langit Menyisa senyum terakhirnya, yang diam-diam dilempar kepadaku Siapa penari kuda lumping itu? ***) Sajak-sajak "Negeri Sumpeg" 2013. Oleh: D.Wibhyanto

Seniman Santo, di Sumber Air Tumpang, Merapi

Wibhyanto D

/puisi.wibhyanto

Secara SADAR Aku tidak memilih menjadi bagian dari PASIEN kebudayaan. Sebab Aku Bukanlah seorang FOLLOWER..Berkawanlah denganku. Akan Aku titipkan PUISI indah untuk MU. Tentang kerisik Daun Gugur, satu satu..!
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH PLATFORM BLOG, SETIAP ARTIKEL MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.
LABEL puisi fiksi

NILAI :

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana