TIMNAS LEBIH COCOK DILATIH PELATIH LOKAL

22 Maret 20174 bulan lalu

Kekalahan Indonesia dalam laga persahabatan atas Myanmar membuka pertanyaan besar, apakah Luis Milla pelatih kelas dunia itu lebih baik dari pada pelatih asal Indonesia? Pasalnya kekalahan atas Myanmar 1-3 kemarin menjadi yang terburuk selama laga kontra Myanmar. Meski baru laga perdana, beberapa pihak kemudian mempertanyakan kemampuan Luis Milla memoles Timnas Indonesia tidak sedikit netizen yang menilai bahwa Timnas Indonesia jauh lebih baik jika dilatih oleh pelatih lokal. Bahkan ada beberapa yang menilai bahwa pelatih asal Indonesia bisa memberi hasil yang lebih baik dari Luis Milla. Kompasianer, setujukah Anda bahwa Timnas Indonesia lebih cocok dilatih oleh pelatih lokal?  

2 PRO
  • marisa prasetya
    26 Maret 20174 bulan lalu

    berdayakan sumber daya manusia dari negara sendiri.

  • Rustian Al Ansori
    24 Maret 20174 bulan lalu

    Pelatih lokal lebih komunikatif, sehingga lebih muda ditangkap apa yang diintruksikannya kepada para pemain. Kalau pesan yang disampaikan pelatih tidak nyambung, maka para pemain tidak akan dapat menjalankan instruksi pelatih. Sebaiknya tim nas dilatih pelatih lokal. Ada pantun anak muda, Jaka Sembung bawa golok dst.........

KONTRA 2
  • Nafis Azmi
    02 April 20174 bulan lalu

    Sangat terburu-buru untuk mengatakan pelatih lokal lebih baik, bila hanya menilik satu pertandingan yang menjadi debut seorang Luis Milla. Pengamat sepakbola tentu tahu bahwa pertandingan kemarin hanyalah semacam ujicoba untuk memetakan kekuatan timnas. Adaptasi baik dari segi bahasa, dan pola permainan tak bisa diwujudkan sekejap mata. coba saja merujuk pada kepelatihan Alfred Riedl sebelumnya. Di bawah Riedl, Indonesia selalu nyaris merebut piala. tentu masalah bukan pada pelatih, karena jelas, yang perlu dibenahi bukan pemain atau pelatih, ,melainkan manajemen PSSI dalam mengelola timnas. Semoga sepakbola Indonesia lekas sembuh.

  • Zuddin Lombok
    26 Maret 20174 bulan lalu

    pelatih itu bukan masalah lokal atau luar negeri, tapi pengalaman dan teknik kepelatihan. diakui atau tidak, sepak bola Indonesia saat ini mau tidak mau harus berkiblat ke luar negeri (Eropa atau Amerika Latin) yang sudah jauh lebih maju iklim sepak bolanya. kita perlu meniru dan belajar banyak dari mereka agar kelak bisa bersaing, dan salah satu caranya dengan menggunakan jasa pelatih dari sana. masalah kekalahan perdana saya rasa wajar-wajar saja, semua butuh proses, apalagi menerapkan disiplin sepak bola Eropa di Indonesia tidak lah semudah ngupil di pagi hari. saat ini Indonesia belum punya pelatih lokal yang pengalamannya internasional (bukan regional lo ya)

menurut saya sah-sah saja pelatih dari luar negeri asalkan disiplin baik tepat waktu atau pun senantisa memberikan pengarahan secara menyeluruh
pelatih sehebat apapun kalo kompetisinya belum bagus ya hasilnya sama saja. luis milla sudah terbukti punya prestasi di eropa, tapi butuh waktu untuk beradaptasi dengan kultur sepakbola kita.