Moratorium Menikah

08 September 2011 10:04:08 Dibaca :

Banyak tetangga saya di Sudiang, Makassar berasal dari Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan. Bagi warga Kabupaten Wajo,   harus menahan diri dulu bila hendak menikah. Termasuk yang kebelet menikah saat ini. Soalnya tersiar berita Kantor Urusan Agama setempat sedang kehabisan stok buku nikah. Bagi warga negara biasa mungkin tidak menjadi masalah karena bisa dibuatkan bukti sementara, tapi berbeda dengan anggota TNI/Polri. Entah siapa yang salah. Tapi yang jelas kondisi ini menunjukkan pemerintah setempat abai terhadap salah satu bidang layanan publik. Ketersediaan buku nikah adalah barang publik (public goods) yang harus selalu tersedia karena kita negara yang berketuhanan yang maha esa dan membenci hidup bersama diluar nikah dan free sex. Mungkin untuk kondisi di Wajo, bisa diumumkan Moratorium Menikah bagi yang tidak sudi mendapatkan surat keterangan nikah bukan buku nikah. Inilah konsekwensi sentralisasi pembuatan buku nikah oleh Departemen Agama sehingga Kantor Departemen Agama didaerah dapat saja kehabisan stok buku nikah.

Muslimin Beta

/primus74

TERVERIFIKASI (HIJAU)

Seorang pemulung ilmu yang tinggal di SWIS (Sekitar Wilayah Sudiang),Makassar. Penggemar Sepakbola, blogger, peneliti, aktivis NGO, punya bisnis jaringan dan seorang citizen reporter yang berafiliasi pada organisasi Aliansi Penulis-Pewarta Warga Indonesia (APPWI), www.appwi.wordpress.com
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?