Ditegor

07 April 2013 13:00:38 Dibaca :


Aku telah berulang kali ditegor Tuhan


Mobilku pernah diberhentikan Pak Polisi


ketika aku dan istriku di Ambarawa


terburu-buru menjemput anak kami dari sekolah di Salatiga


Setelah melihat KTP ku, Pak Polisi bilang:


“Sebagai dosen harusnya Bapak memberi teladan


tidak melanggar  marka jalan.


Kepatuhan menyangkut nyawa kita atau nyawa orang lain”



Pada kesempatan lain di Prambanan,


aku ditilang Pak Polisi


Membayar beberapa puluh ribu rupiah karena kesalahan serupa,


melanggar marka jalan



Tegoran Tuhan meningkat


ketika aku mendahului truk di jalan raya Kartasura


hampir bertabrakan dengan bus kencang dari depan


banting stir ke kiri senggol bumper truk yang baru mau kulewati


Tuhan masih mengasihiku,


mobilku tidak terbalik,


hanya tergores oleh bumper truk yang kulewati


Supir truk meminta ganti rugi,


aku harus merogoh kocek sekian puluh ribu



Aku masih belum sadar juga


Suatu kali aku melewati sepeda motor ke arah Kopeng


Dari hadapanku menurun sebuah mobil dengan kencang


Aku mepet ke kiri membuat pengendara sepeda motor harus menepi


Aku sadar BBM mobilku tinggal sedikit


Dengan tenang aku isi solar di SPBU simpang Kalipancur


Pengendara sepeda motor menghampiriku, memakiku:


“Sudah ubanan, masih ngebut”


Aku malu setengah mati



Sejak peristiwa itu aku menjadi hati-hati


Aku tidak perlu menunggu ditegor dengan tegoran berat,


toh sudah mendapat tegoran berkali-kali


Johnson K.S. Dongoran

/portunih

Lahir dalam keluarga Kristen dari suku Batak di Tapanuli Selatan Sumatera Utara, masih muda merantau di Pulau Jawa. menikah dengan gadis Bali dan dikaruniai tiga orang anak. Kini bekerja sebagai dosen di UKSW dan tinggal di kota Salatiga. Prinsip hidup pribadi: Setiap hari ergaul akrab denan Tuhan; menambah dan memperkental persahabatan dengan sesama; menambah ilmu dan keterampilan; menghasilkan sesuatu yang berguna bagi banyak orang; berkeringat; bekerja berdasarkan prioritas.
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?