Subhan Riyadi
Subhan Riyadi Pegawai Negeri Sipil

Stop! Rasialisme anti minoritas apa pun harus tak terjadi lagi di Indonesia. Sungguh suatu aib yang memalukan. Dalam lebih setengah abad dan ber-Pancasila, bisa terjadi kebiadaban ini kalau bukan karena hipokrisi pada kekuasaan (Pramoedya Ananta Toer).

Selanjutnya

Tutup

Bola

Sriwijaya FC Menang Dramatis Atas PS TNI

15 Juli 2017   09:18 Diperbarui: 15 Juli 2017   10:03 75 3 0
Sriwijaya FC Menang Dramatis Atas PS TNI
(sumber gambar:bola.com)

Laga kandang Sriwijaya FC versus pasukan hijau PS TNI tadi malam pukul 18.30 WIB berlangsung seru, sengit sekaligus mendebarkan publik Palembang yang memenuhi Stadion Jakabaring Palembang (14/07/2017), penuh drama dan kejutan hadir didalamnya.

Kick off babak pertama dimulai kedua tim memamerkan laga seru kontak fisik pun tak bisa dihindari. Hal ini dilakukan demi memetik gol lebih awal apalagi SFC bermain di kandang sendiri. Pada menit 15 terjadi benturan keras saat duel udara antara kapten SFC Bobby Satria dengan Elio Martins sehingga membuat keduanya harus diperban kepalanya karena mengeluarkan darah. Lantaran tak sanggup menahan rasa sakit di kepalanya, Bobby Satria terpaksa ditandu keluar lapangan pada menit 33 dan perannya digantikan Indra Permana. Ban kapten pun dipercayakan ke pundak Hilton.

Bukan hanya pemain kedua kubu yang sibuk mengejar bola, wasit pun dibuat greget berlari melihat pelanggaran secara jeli, walhasil peluit tak pernah absen berbunyi guna meredam emosi pemain.

PS TNI yang bertandang ke Palembang tampil militan, sebagaimana layaknya strategi militerisasi "pantang pulang sebelum menang,"sayangnya hingga 45 menit babak pertama skor berakhir kacamata alias 0-0.

Keasyikan menekan lini pertahanan lawan, pada menit 74 babak kedua justru Laskar Wong Kito kecolongan terlebih dahulu. Adalah kapten PS TNI Manahati Lestusen  mampu memangkas aliran bola pemain belakang SFC, tak mau berlama-lama menguasai bola, Manahati mengumpan ke Erwin Ramdani dan meneruskan ke Roni Sugeng untuk dikonversi menjadi gol. Skor 1-0 untuk keunggulan PS TNI.

Satu gol lawan membuat tuan rumah terlecut memburu ketertinggalan. Pelatih SFC berinisiatif memasukan darah segar demi menambah daya gedor. Upaya yang dilakukan anak asuh Hartono Ruslan (carataker) berbuah hasil. Terbukti, masuknya mantan striker Persib Bandung  Airlangga Sucipto menit ke 80 mampu merubah pola permainan SFC.

Tak butuh waktu lama beradaptasi dengan rumput lapangan, Airlangga Sucipto berhasil menyamakan kedudukan pada menit 81 usai menerima bola free kickNur Iskandar. Skor imbang 1-1. Hanya berselang dua menit, Sriwijaya FC mampu membalikkan keadaan.

Mirip gol Airlangga, free kick diambil Belaid lalu bola diarahkan ke Beto, secara cerdik Beto menyundul bola memantulkannya ke tanah menuju Hilton yang berdiri bebas, dengan gesit bola langsung disepak ke jala gawang Amiruddin. Skor 2-1 untuk keunggulan SFC.

Hingga pertandingan usai, tim tuan rumah sanggup mempertahankan keunggulan. Meskipun Sriwijaya FC menang dramatis sekaligus meraih 3 poin, itu tak mengubah posisi mereka yang terpaku di posisi 15 dengan poin 17, sedangkan PS TNI  hanya berjarak 2 langkah dari SFC yaitu menempati posisi 13 dengan raihan poin 19. Duet maut pemain asal Brazil merupakan asset pembeda bagi Laskar Wong Kito untuk bangkit dari keterpurukan, menjauhkannya dari jurang degradasi. Ewako PSM-PayoLajulah SFC!

Makassar, 15 Juli 2017