Mila Philavecious
www.kompasiana.com/philavecious
| Tulisan | : | 33 artikel |
| Komentar | : | 99 tanggapan |
![]() |
![]() |
Kirim Pesan | |
![]() |
|
Jadikan Teman | |
![]() |
Google+ | ![]() |
Laporkan |
Langit,, lihat aku,dengar bisikku izinkanku menutur rasa, bersandar,dan biarkan kuhempas saja rasa ini padamu. Langit,, dalam hati yang terjaga, ada asa dan sesak yang setara bentanganmu, sepuncak dengan tinggimu. Langit,, raga ini satu, kalah kuantitas dibanding ...
Entah harus mana yang kusambut lebih dulu, wahai embun pagi,tak peduli kau singgah di rerumputan atau dinding kaca sekalipun,kau tetap bening dan menyejukkan. wahai matahari,betapa kubutuhkan kau,kadarnya ...
-Lukisan rasa Reyndhita- Reyndhita. Wanita yang tahun depan genap berusia kepala tiga itu tampak gusar, sesaat menyandarkan kepalanya di tangan sofa , lalu melepas highheel ...
Banyak hal yang Tak mencuat Yang tanpa sadar berbakat jahat saat hati dan logika tengah berdebat hebat Ada hasrat yang tertambat dalam sekat saat mimpi yang lambat terwujud kini ...
Bersamamu? Tidak! Bersamamu atau tidak? Ingin! Memanjakanmu? Menikmati manjamu? Menghempaskan manjaku? Berjalan menuju dekapanmu Membiarkan tangis Merelakan tawa Mengacuhkan dilema dalam ruang BISU ! Lagi, Beradu logika Lagi, Berlawan raga Hebatnya, kerasnya, derasnya! Berurai rasa di ruang hampa Izinkan kubawa Tuhan ...
Satu sisi,, Sepi,,dipelukan udara dingin yang menggerogoti Aku terdiam, sendiri,, Mengenangmu,, Untuk kesekian kalinya Tapi kali ini berbeda, Aku mengenangmu dengan senyuman Senyum kerinduan, Senyum bahagiaku saat memilikimu Atau senyum-sedihku memilikimu sesaat? Hmm,,bedanya tipis. Masih Mengenangmu,, Mengingat tiap ...
Menapaki jejak-jejak 24 tahun Sejak Tuhan menitipkan ruh pada jasadmu Sejak nafasmu terhembus Menyusuri tiap jengkal penghambaan pada SANG MAHADAYA Merunut metamorfosa dari jiwa mu Mengawali masa kala tak berdaya Lalu ...
Tanpa LelakiKu (Mila, 1.6.11) Wahai Lelakiku, tahukah kau? Saat aku,, Tak tahu cara menghadapi Tak siap menerima Jika terpikir kau tak lagi bersama Tapi kini nyata, Kau ingin ku sanggup sendiri Kau pergi, ...
Kala Mendamba bukanlah sebuah dosa Maka biarkan hati saja yang bicara Berikrar,Berkarya, Mengukir bait-bait kekaguman Menari dan bersenandung dalam lantunan harapan Biarkan mata saja yang berkata Biarkan dalam mimpi saja ...
Hari yang selalu memancarkan pesonanya Dipelukan langit biru hingga jingga Tak peduli terik ataupun hujan rintik Semua menemaniku, menatapmu. Hari yang tak pernah berhenti Mengusik, mengganggu debaran yang sebelumnya tenang Dalam ...