Pepih Nugraha
www.kompasiana.com/pepihnugraha

TERVERIFIKASI

Gemar catur dan mengoleksi papan/bidak catur. Bergabung dengan Harian Kompas sejak 1990, hari-hari diisi membaca, menulis, dan bersosialisasi. Selain sharing menulis di funpage Facebook "Nulis bareng Pepih" dan situs pribadi http://pepih.com, mempraktikkan dan mengobarkan citizen journalis dan hybrid journalism. Bermimpi lahirkan para jurnalis/penulis kreatif yang andal sebagai sebuah obsesi. Upaya dan langkah untuk mewujudkan obsesi itu dengan mengajar dan memberi pelatihan menulis/jurnalistik di dalam dan luar negeri, serta menjadi juri berbagai lomba menulis.
Kompasianer sejak:
28 August 2008
Tulisan : 460 artikel
Komentar : 1419 tanggapan
Rubrikasi
Arsip Tulisan s
Terbaru

Buku

Andrea Hirata Tetaplah Novelis Kebanggaan Indonesia

Tahun 2005, rekan jurnalis Kompas Irin Khairina bertanya saat saya masih menjadi wakil editor di desk investigasi; bisakah Andrea Hirata dijadikan sosok di Harian Kompas? ...

HL | 16 February 2013 11:55

2421   51   dibaca 12 aktual

New Media

Kompasiana Bakal Dimoderasi Kembali?

Kompasiana harus dimoderasi kembali. Hanya Kompasianer terverifikasi saja yang tulisannya langsung tayang di Kompasiana, sedangkan mereka yang belum terverifikasi dikenai moderasi. Moderasi berarti, tulisan bakal ...

HL | 29 January 2013 06:46

1553   411   dibaca 38 bermanfaat

Mainstream Media

Saya dan Andi Mallarangeng, Sebuah Catatan Jurnalistik (6)

[caption id="attachment_234984" align="aligncenter" width="620" caption="Andi Mallarangeng/ Vitalis Yogi Trisna (Kompas.com)"] [/caption] Saya merebahkan badan di kasur sempit yang seakan-akan hanya seukuran badan itu. Ingin rasanya pergi ke ...

REP | 11 January 2013 14:33

391   0   dibaca 1 menarik

Mainstream Media

Saya dan Andi Mallarangeng: Sebuah Catatan Jurnalistik (5)

Kembali ke informasi baru yang mengungkap “Rudini marah dan menelepon Andi Mallarangeng dari Jakarta”, tentu saja ini berita menarik lainnya. Dan kalau mau, bisa saja ...

REP | 9 January 2013 09:29

376   0   dibaca 2 inspiratif

Mainstream Media

Saya dan Andi Mallarangeng: Sebuah Catatan Jurnalistik (4)

Sebagai wartawan, bentakan atau hardikan sudah biasa. Pukulan pun siap saya terima. Di masa Orde Baru, ada seorang Jenderal bernama Feisal Tanjung (di manakah dia ...

REP | 4 January 2013 09:51

461   0   dibaca 5 menarik

Mainstream Media

Saya dan Andi Mallarangeng: Sebuah Catatan Jurnalistik (3)

Cafe internet di pusat kota Helsinki itu nyaman dan hangat. Tidak sampai setengah jam saya membuat berita. Sebagaimana kebiasaan, saya harus membaca kembali (rereading) dan ...

REP | 2 January 2013 09:48

607   0   dibaca 1 menarik

Mainstream Media

Saya dan Andi Mallarangeng, Sebuah Catatan Jurnalistik (2)

Jalan pikiran saya sangatlah sederhana tatkala memutuskan bahwa saya harus membuat berita itu tanpa meminta izin Andi Mallarangeng. Kepentingan orang banyak yang saya maksud adalah ...

REP | 31 December 2012 12:29

545   0   dibaca 4 menarik

Mainstream Media

Saya dan Andi Mallarangeng, Sebuah Catatan Jurnalistik (1)

Izinkan saya bercerita di sini mengenai sebuah nama, Andi Mallarangeng. Nama ini mungkin tidak asing di telinga bangsa Indonesia yang rajin menyimak berita. Saat ini ...

REP | 28 December 2012 11:32

749   0   dibaca 8 aktual

Mainstream Media

Bedakan “First Source” dengan “Whistle Blower” dalam Jurnalisme Investigatif

Saat menjadi dosen tamu di FISIP UI pekan lalu menyampaikan materi “from in-depth to investigative reporting”, seorang mahasiswa bertanya, “Apa yang harus saya lakukan saat ...

HL | 30 November 2012 19:47

385   0   dibaca 8 bermanfaat

New Media

Pewarta Warga vs Jurnalis Profesional? Kredibilitas adalah Kuncinya!

Saya mendapat pertanyaan menarik dari presenter KompasTV Feby Indirani saat siaran langsung membahas buku yang saya tulis, Citizen Journalism: Pandangan, Pemahaman, dan Pengalaman. Pertanyaan itu ...

OPINI | 12 November 2012 11:09

413   8   dibaca 8 bermanfaat

Subscribe and Follow Kompasiana: