Manfaat Mempelajari Ilmu Pendidikan

28 April 2012 06:25:38 Dibaca :

Fatah Ahmadi

09004212 Pengantar Pendidikan

Pendidikan dalam makna sempit sebagai padanan kata pedagogy. Pendidikan dalam makna luas sebagai padanan kata education. Apakah Pedagogi itu? Ilmu mendidik. Seni, praktik, atau profesi pengajaran. Ilmu yang sistematis atau pengajaran yang berhubungan dengan prinsip-prinsip dan metode-metode mengajar, pengawasan, dan bimbingan murid, yang dalam arti luas digantikan dengan istilah pendidikan.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia pendidikan yang berarti “education” adalah proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui pengajaran dan pelatihan. Sedangkan pengetahuan adalah segala sesuatu yang diketahui berkenaan dengan hal (mata pelajaran).

Secara etimologi, pendidikan berasal dari bahasa Yunani, paedagogiek. Pais berarti anak, gogos artinya membimbing/ tuntunan dan iek artinya ilmu. Jadi secara etimologi Paedagogik berarti ilmu yang membicarakan bagaimana memberikan bimbingan kepada anak.

Dengan diakuinya ilmu pendidikan sebagai ilmu pengetahuan yang dapat berdiri sendiri akhirnya mendorong tumbuhnya cabang-cabang ilmu pendidikan dari sudut pandang yang berbeda-beda. Namun, ilmu-ilmu ini masih berkaitan erat satu dengan yang lainnya. Misalnya :

1. Ilmu pendidikan nasional

Ilmu pendidikan ini membahas pendidikan yang cocok bagi suatu bangsa (nation). Misalnya bangsa Indonesia : “Pendidikan nasional adalah pendidikan yang berakar pada kebudayaan bangsa Indonesia dan yang berdasarkan pada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945”.(Pasal 1 ayat 2 UURI No. 2 Th 1989).

2. Ilmu pendidikan sosial

Membahas tentang usaha-usaha pendidikan yang dilakukan oleh masyarakat yang berada di luar pendidikan formal.

3. Ilmu pendidikan Perbandingan, membahas dan membandingkan sistem pendidikan

dari berbagai negara.

4. Ilmu pendidikan historis, membahas tentang sejarah pendidikan.

5. Ilmu pendidikan sistematis, membahas teori-teori yang digunakan sebagai landasan melaksanakan pendidikan.

6. Ilmu pendidikan praktis, membahas tentang bagaimana praktek pendidikan yang dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari.

Ilmu Pendidikan Sebagai Ilmu yang Bersifat Teoritis dan Praktis

Dalam ilmu mendidik teoritis para cerdik pandai mengatur dan mensistemkan di dalam swapikirnya masalah yang tersusun sebagai pola pemikiran pendidikan. Jadi dari praktik-praktik pendidikan disusun pemikiran-pemikiran secara teoritis. Pemikiran-pemikiran teoritis inilah yang disusun dalam satu system pendidikan yang biasa disebut Ilmu Mendidik Teoritis.

Terdapat hubungan antara ilmu mendidik teoritis, sistematiss dan histories. Apa sajakah yang dapat disumbangkan sejarah pendidikan bagi teori pendidikan maupun praktik pendidikan?. Meskipun ilmu mendidik sistematis mendahului ilmu mendidik histories, akan tetapi ilmu mendidik histories juga memberikan bantuan dan memperkaya ilmu mendidik sistematis.

Selanjutnya adalah bagaimana hubungan antara ilmu mendidik histories dan ilmu mendidik praktis. Seorang maha guru ilmu mendidik JM. Guning berkata : teori tanpa praktek adalah baik pada human cerdik cendikiawan dan praktek tanpa teori hanya terdapat pada orang gila dan penjahat – penjahat namun alangkah lebih sempurnanya ilmu pendidikan itu dilakukan dengan cara teori dan praktek secara bersama-sama

Untuk lebih memahami bahwa ilmu pendidikan itu adalah yang memerlukan pemikiran yang teoritis , adalah bahwa setiap pendidik memerlukan kritik- kritik sumbangan pemikiran dari para ahli/ orang lain, ia dapat belajar dari catatan-catatan kritik saran dari orang lain, yang pada akhirnya dapat dikatakan bahwa ia belajar berdasarkan teori.

Ilmu pendidikan termasuk pengetahuan praktis karena dapat memberi petunjuk pada kita bagaimana seharusnya kita bertindak dalam praktek kehidupan sehari-hari.

Ilmu pendidikan termasuk juga ilmu pengetahuan teoritis karena ilmu pendidikan juga membahas teori-teori pendidikan yang diperoleh melalui perenungan secara teratur mengenai masalah-masalah pendidikan.

Sekolah harus mampu mempersiapkan siswa untuk untuk tidak hanya tahu, melainkan terampil dalam menghadapi tantangan hidup di masyarakat. Sekolah mempersiapkan siswa dengan pelbagai ketrampilan, seperti penguasaan bidang studi, menganalisis dan menghambil keputusan secara rasional, berkomunikasi baik tulis maupun lisan dalam bahasa asing, bekerjasama, berempati, dan keterampilan vokasional tertentu.

Untuk mengetahui fungsi ilmu pendidikan dapat ditinjau dari tugas dan gunanya atau manfaatnya. Fungsi ilmu pendidikan antara lain adalah sebagai pedoman bagi pendidik alat kontrol bagi para pendidik, pembentuk pribadi pendidik maupun calon pendidik serta sebagai penjelas/ menjelaskan ilmu pendidikan ilmu itu sendiri.

Fatah Ahmadi

/pengetahuan

mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris angkatan 2009 di Universitas Ahmad Dahlan. saya tinggal di Jogja. motto hidup saya : no success without struggle.
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?