Wahyu Pertama

25 Juli 2011 16:01:00 Dibaca :




Setelah mencapai usia kesempurnaan, yakni empat puluh tahun, di malam ke tujuh belas Ramadhan, tempatnya 6 Agustus 610 M, datanglah Malaikat Jibril menemui Muhammad saw yang sedang ber-tahannuts di Gua Hira. Ia menyampaikan wahyu al-Qur'an yang pertama, yaitu ayat 1-5 Surat al-'Alaq.

Turunnya wahyu pertama di malam ke-17 Ramadhan adalah riwayat yang paling populer saat ini. Ada pendapat berbeda yang disampaikan oleh Shafiyuddin al-Munarakfuri. Cendekiawan dan ulama India kontemporer itu menyatakan bahwa permulaan wahyu al-Qur'an terjadi pada tanggal 21 Ramadhan. Beberapa argumen dihadirkannya: pertama, al-Qur'an sendiri menyatakan, pada surat al-Qadr, bahwa permulaan turunnya al-Qur'an adalah pada bulan Ramadhan. Kedua, Nabi saw pernah bersabda bahwa hari senin adalah hari kelahiran dan permulaan beliau diutus.

Berdasarkan dua asumsi tersebut, Shafiyuddin menyatakan bahwa hari senin pada bulan Ramadhan di tahun turunnya wahyu tidak terjadi pada tanggal 17, melainkan tanggal 21. Tanggal 21 itu sejalan dengan pernyataan Nabi saw sendiri yaitu: "Carilah kehadiran Lailatul Qadr pada malam-malam ganjil setelah tanggal dua puluh Ramadhan.."

(Membaca Ulang Sirah Nabi saw).

Pengelana Semesta

/pengelanasemesta

Hanya seseorang yang terus berusaha memaknakan hidupnya...
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?