Lunturnya Nasionalisme Pemuda Indonesia

09 Januari 2012 15:06:00 Dibaca :

Setiap peristiwa besar di Indonesia pemuda Selalu hadir sebagai Entitas yang bergumul di dalamnya. Dalam bentangan sejarah, baik dalam revolusi fisik hingga perjuangan diplomatif, pemuda selalu mengambil bagian strategis dan mendorong proses restorasi sosial menuju idealisme kehidupan sebagai sebuah Bangsa yang berkeadilan. Namun hal tersebut kini menjadi cerita yang di tulis berbundel-bundel dalam buku sejarah. Menjadi teks mati yang bisu dan sewaktu-waktu lapuk digerogoti waktu dalam proses penuaan. eks sejarah kaum muda itu, tidak lagi hidup dalam kiprah dan aksi ideologis. Lihat saja beragam kecongkakan malaysia terhadap Indonesia dengan jiwa dan semangat mudanya ? mereka hanya termangu di bangku-bangku kuliah, tenggelam dan larut dalam diskusi apologetik tanpa diimbangi dengan laku dan aksi. Semuanya kosong melompong begitu saja. Itulah pemuda Indonesia saat ini. Pemuda yang tak tau malu ketika Negerinya dicemooh. Dibandingkan dengan mahasiswa dan pemuda di jaman revolusi, pemuda dan masiswa saat ini selau berkilah di balik wacana dan teori. Mahasiswa dan pemuda saat ini, tidak lagi hadir sebagai kekuatan organik pembaharu dan penggagas kedaulatan Negerinya. Pemuda saat ini hanya memikirkan isi perut ketimbang isi kepala dan perkara ideologi perjuangan. Gagasan Nasionalisme Dalam sumber nilai apapun, rasa cinta terhadap ibu pertiwi adalah sebuah nilai dan juga sebuah kredo. Jauh sebelum Ernes Renan menemukan sebuah terori nasionalisme, dalam basis nilai ajaran agama, telah memadukan pemuda dan harga diri sebuah negeri sebagai sesuatu yang saling mengandaikan. Dalam kaitannya relasi agama negeri ini, diungkapkan dengan terminologi “cinta tanah air adalah sebagian dari Iman”. Singkat kata, negeri yang kaut adalah negeri yang memiliki pemuda yang kuat dan berfikiran maju. Memiliki struktur ideologi dan kedewasaan konsepsi tentang kebangunan negerinya. Dalam kesadaran yang demikian, rasa nasionalisme itu, harus menjadi api yang berkobar-kobar dalam dada. Suatu nilai yang secara stimulan membakar semangat kemudaan. Sejak berulang kali harga diri negeri diobok-obok oleh negara yang katanya serumpun itu, meski jiwa muda kita terpangil untuk mengatakan “tidak” kepada Malaysia sejak hari ini hingga kapan pun. Demi harga diri sebagai suatu bangsa. Gagasan nasionalisme ini harus terus-menerus ditransformasikan dalam praksis kehidupan kaum muda, agar tidak lemah di hadapan siapapun. Termasuk dalam percaturan dan pergaulan pemuda secara mendial. Nasionalisme adalah ruh dari sebuah negara. Dan semangat itu sejatinya ada dalam setiap pemuda. Mengasah Nasionalisme Untuk mengasah ketajaman rasa nasionalisme dalam batin perjuangan kaum muda, maka konsepsi dan lakon kebangsaan itu setiap saat harus diasah dengan merespon berbagai polemik yang mengguras luka dibatin sebahagian rakyat kita di negeri ini. Meminjam istilahnya Nurcholis Majid (almarhum) disebut bahwa “pemuda anak kandung sejarah”. Menyatunya konsepsi pemuda dan aspek kesejarahan inilah, kesadaran kritis nasionalisme pemuda harus diasah dengan melandaskan semagat tersebut pada konsepsi kedaulatan NKRI. Menrut hemat penulis dengan cara demikan, pemuda akan merasa bertanggung jawab atas kedaulatan Negerinya. Bukan malah sebaliknya, hanya berdiam diri dan membiarkan negeri ini terus diremehkan.

Pebriyansah Geng

/pebriyansahgeng

DAFTAR RIWAYAT HIDUP
1. Nama lengkap : Pebriyansah
2. NIM : 0911323011
3. Jenis kelamin : laki-laki
5. Alamat lengkap : Jl. Raya Negara KM 7 Tanjung Pati Kec Harau
HP. : 087767021362
E-mail. :pebriyansahpolitani@gmail.com
8. Hobi : Diskusi dan Travelling
9. Keterampilan yang dapat dibanggakan :Budidaya Tanaman Perkebunan
10. Bahasa asing yang dikuasai : ………………….………………
11.. Orang Tua :
a. Ayah, Nama : M. Ali Sarofi
Pekerjaan : Petani
Pendidikan : STM
Alamat : Pasir Putih kec. Sinunukan Madina
b. Ibu, Nama : alm.Mariam.
Pekerjaan : …………………………………………….…..
Pendidikan :SMP
1. Pengurus Organisasi Kemahasiswaan
a. Pengurus Organisasi Intra-perguruan tinggi (maksimal 5 kegiatan terunggul)
No
Nama Organisasi
Kedudukan
(Ketua/BPH/
Anggota)
Lama
Berorganisasi
Nama
Pimpinan
Organisasi
Tingkat
(Jur/Fak/PT)
1
Forum Study Islam FSI AL AZZAM
Bidang Kaderisasi
2 tahun
Suparman
Gilank kanugraha
perguruan tinngi
2
Pers Sigred
Reporter
2 tahun
Maman sulaiman
Sigit
Irma Purnama Sari
perguruan tinngi
3
Komisi Pemilihan Umum Raya KPUR
Perlengkapan
1 Tahun
Muhammad Nursim
perguruan tinngi
4
Badan Eksekutif Mahasiswa Bem
Staf Departemen Luar Negeri
1 tahun
Muhammad Desrizal
perguruan tinngi
5
BEM Keluarga Mahasiswa Unad Padang
Bidang PSDM
1 tahun
Edi Kurniawan
perguruan tinngi
6
Himpunan Mahasiswa Budidaya Tanaman Perkebunan
Bidang Kaderisasi
2 tahun
Rahmat ali siregar
Jurusan
7
b. Pengurus Organisasi Ekstra-perguruan tinggi (maks. 5 kegiatan terunggul
No
Nama Organisasi
Kedudukan
(Ketua/BPH/
Anggota)
Lama
Berorganisasi
Nama
Pimpinan
Organisasi
Tingkat
(Lokal/ Wil/
Nas/
Internasional)
1
Pemuda Muhammadiyah
Cabang Sinunukan
Pegkajian Intelektual
5 tahun
Rahmat Al Rasid
Nasional
2
Pimpinan Daerah Muhammadiyah KAB. Padang Lawas Sibuhuan
Sekretaris Eksekutif
5 tahun
Drs. Bustanul Fauzi
Nasional
3
Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) CAB. Payakumbuh
Departemen pembinaan Anggota
2 Tahun
Atma Aulia
WILAYAH
4
Lembaga pres HMI CAB. PAYTAKUMBUH
KETUA
1 tahun
PEBRIYANSAH
Nasional
5
Karang Taruna Pasir Putih Sinunukan
Departemen Hubungan Masyarakat
2 tahun
Sakiran
Wilayah
6
Forum silaturahmia alumni ESQ(Fosma)
anggota
2 tahun
Ari Sofyan
Wilayah
7
Ikatan Remaja Masjid Nurul Iman Pasir Putih
Humas
2 tahun
Hamdani
Lokal
8
Pemuda Sinunukan
Kajian Potensi daerah
3 tahun
Ilyas Siswandi. Spd
Lokal
9
Himpunan Mahasiswa sumatera selatan
Kepala Departemen Luar Negeri
3tahun
Hafizul azim
sriyanto
Nasional
10
Englis comunity
pengurus
1 tahun
Muhammad Fadli
Regional
c. Kepanitiaan Intra-perguruan tinggi (maksimal 5 kegiatan terunggul)
1. Panitia Pemilihan Umum Raya KPU-R
2. Panitia Pemilihan Umum Bem KM Unad
3. Study Islam Itensif
4. Panitia Pesanteren Wisata FSI AL AZZAM
5. Panita BSM Himabun
6. Panitia Binfismentil Himabun
7. Panitia pelepasan Wisuda Himabun
8. Panitia Pelantikan Anggota Baru Pres Sigred
9. Panitia seminar lalu lintas dan pembuatan sim kolektif
10. Panitia LKMM bem Politani
No
Nama Organisasi
Kedudukan
(Ketua/BPH/
Anggota)
Lama
Berorganisasi
Nama
Pimpinan
Organisasi
Tingkat
(Jur/Fak/PT)
1
Forum Study Islam FSI AL AZZAM
Panitia Pemilihan Umum Raya KPU-R
Divisi Perlengkapan
1 tahun
Muhammad Nursim
perguruan tinngi
2
Badan Pemilihan Umum Km UNAD
Panitia Pemilihan Umum Bem KM Unad
Bidang Acara
1 tahun
Rangga
perguruan tinngi
3
Study Islam Itensif
Documentasi
1 Tahun
Benny Budiman
perguruan tinngi
4
Panitia Pesanteren Wisata FSI AL AZZAM
Humas
1 tahun
Muhammad Desrizal
perguruan tinngi
5
Panitia Binfismentil Himabun
Seketaris Pelaksana
1 tahun
Ricky Novendro
Jurusan
6
Panita BSM Himabun
Dokumentasi
1 tahun
Sriyanto
Jurusan
7
Panitia pelepasan Wisuda Himabun
Seksi acara
1 tahun
Khoirul Iman Hasibuan
Jurusan
8
Panitia Pelantikan Anggota Baru Pres Sigred
Seksi acara
1 tahun
Irma Purnama sari
perguruan tinngi
9
Panitia seminar lalu lintas dan pembuatan sim kolektif
Ketua Pelaksana
1 tahun
Pebriyansah
perguruan tinngi
10
Panitia LKMM bem Politani
Seksi acara
1 tahun
Irmansyah
perguruan tinngi
d. Kepanitiaan Ekstra-perguruan tinggi (maksimal 5 kegiatan terunggul
1. Seminar Nasional Guru Berprestasi KAB. Lima Puluh Kota(Panitia Pelaksana)
2. Pelantikan Pengurus Daerah Muhammadiyah Kab. Padang lawas (Perlengkapan)
3. Panitia Latihan Kader Basic Traning LK I HMI CAB. Payakumbuh Tahun 2011 (Ketua pelaksana)
4. Panitia Latihan Kader Basic Traning LK I HMI CAB. Payakumbuh Tahun 2010 (Komsumsi)
5. Panitia seminar sehari kepemudaan Milad HMI ke 64 HMI CAB. Payakumbuh (Bidang Humas)
6. Panitia Pelantikan Pengrus HMI cab. Payakumbuh (Ketua Panitia)
7. Pelepasan wisuda Himpunan Mahasiswa Sumatera Selatan (Humas)
2. Kegiatan Ilmiah Mahasiswa
a. Kejuaraan Kegiatan Ilmiah intra perguruan tinggi (maksimal 5 Kejuaraan)
b. Kejuaraan Kegiatan Ilmiah ekstra perguruan tiinggi (maksimal 5 Kejuaraan)
c. Penelitian Mahasiswa Intra-perguruan tinggi (maksimal 5 Judul)
d. Penelitian Mahasiswa Ekstra-perguruan tinggi (maksimal 5 Judul)
e. Penyaji Makalah Kegiatan Ilmiah Intra-perguruan tinggi (maksimal 5 Judul)

f. Penyaji Makalah Kegiatan Ilmiah Ekstra-perguruan tinggi (maksimal5 Judul)
No
Judul Makalah
Kedudukan
(Ketua/Anggota)
Waktu dan
Tempat
Penyajian
Penyelenggara
Tingkat
(Lokal/Wil/
Nas/Internas)
1
Rekontruksi gerakan pemuda dalam
upaya mengembalikan masa depan bangsa


Pemakalah
21- 26 Februari 2011
HMI CAB. Jakarta Timur
Nasional
2
Telaah kembali misi kelahiraan HMI sebagai memjawab tantangan umat dan bangsa
pemakalah
20 april 2011
HMI Cabang Payakumbuh
Regional
3
NDP HMI
Pemakalah
12 Mei 2011
HMI CAB. Payakumbuh
Regional
4
Mahasiswa Inti Kekuatan Pemuda
Pemateri
12 April 2011
HMI Cab. Padang Panjang
Regional
5
Keberadaan Mahasiswa
Pemakalah
2011
Pass TV Media Grup
Regional
6
Pendidikan Hari
Pemakalah
2009
Radio Harau FM
Regional
g. Moderator Kegiatan Ilmiah Intra-perguruan tinggi (maksimal 5 kegiatan)
No
Judul Makalah
Kedudukan
Moderator
Waktu dan
Tempat
Penyajian
Penyelenggara
Tingkat
(Jur/Fak/PT)
1
Teknik Belajar di Manajemen perkebunan

Moderator I
Febuari 2011
HIMABUN
Jurusan
2
Perkenalan dengan alumni
Moderator I
Febuari

Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?