Edi Susanto
Edi Susanto wiraswasta

Pernah bekerja sebagai wartawan harian, kontributor televisi swasta, kini nunggui punggung Bukit Barisan Sumatra

Selanjutnya

Tutup

Paskibraka Lahat Bhineka Tunggal Ika

10 Agustus 2017   02:21 Diperbarui: 10 Agustus 2017   02:25 76 2 1
Paskibraka Lahat Bhineka Tunggal Ika
Naik... Ngaspal merasakan disiplin. Disiplin dan disiplin disiplin.

Sebanyak 35 Paskibraka Kabupaten Lahat 2017 kembali masuk di kawah Chandradimuka Lapangan Seganti Setungguan/Lapangan eks MTQ. Mereka merupakan siswa pilihan yang telah melalui seleksi mulai dari tingkat sekolah hingga ke tingkat kabupaten.

Jalan Paskibraka adalah jalan penuh liku. Tekanan dan juga disiplin. Fisik dan mental mereka harus dilatih dan teruji. Tidak boleh ada kesalahan. Apapun bisa terjadi dalam proses pengibaran Sang Saka Merah Putih. Disiplin. Disiplin Disiplin. Terakhir, Sang Saka Merah Putih harus berkibar 17 Agustus 2017 di Lapangan Seganti Setungguan.

Ribuan orang akan menjadi saksi, hasil dari latihan mereka. Kesunyian dan keheningan. Hanya gerakan langkah yang terdengar. Mata akan tertuju dan memaku para Paskibraka. Disinilah mental mereka diuji. Fisik mereka harus kuat.

Bahkan untuk batuk atau melakukan gerakan yang tak perlu mereka dilarang. Mereka adalah kesempurnaan. Mereka adalah sang bintang.

Mereka berasal dari seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Lahat. Bhineka Tunggal Ika, ia. Keadilan Sosial, ia. Mereka ada dari Merapi yang berbatasan dengan Kabupaten Muara Enim. Ada dari Tanjung Sakti yang berbatasan dengan Provinsi Bengkulu dan Kota Pagaraalam. Ada utusan dari Jarai yang berbatasan dengan Pagaralam dan Provinsi Bengkulu. Ada pula dari Kikim yang berbatasan dengan Kabupaten Empat Lawang. Ada di daerah perbukitan Kota Agung.

Jadi Lahat bukan hanya Kecamatan Lahat. Lahat di Paskibraka adalah putra dan putri terbaik yang berasal dari kecamatan-kecamatan yang ada di Lahat.

Salam Paskibraka.

Salam dari Puncak Punggung Bukit Barisan Sumatra Lahat, Sumatra Selatan.

Salam Kompal.

Lets check it dot..., Paskibraka Lahat.

Masih belum serempak. Perlu latihan dan disiplin yang lebih keras lagi.
Masih belum serempak. Perlu latihan dan disiplin yang lebih keras lagi.

Pelatih mengevaluasi gerakan.
Pelatih mengevaluasi gerakan.

Pelatih mencontohkan gerakan tangan dan kaki.
Pelatih mencontohkan gerakan tangan dan kaki.


Awas mata pelatih itu selalu awas.
Awas mata pelatih itu selalu awas.


Jadilah mulai rapi gerakannya.
Jadilah mulai rapi gerakannya.


Biarlah semburat mentari sore menerpa wajahmu nak. Tetap semangat latihan ya...
Biarlah semburat mentari sore menerpa wajahmu nak. Tetap semangat latihan ya...


Seluruh foto adalah dokumentasi OtnasusidE