Om Brill
Om Brill

Book Writer - Video Blogger - Entrepreneur

Selanjutnya

Tutup

pilihan headline

Biarkan "Mata Najwa" Melegenda

9 Agustus 2017   21:25 Diperbarui: 10 Agustus 2017   11:55 11473 7 3
Biarkan "Mata Najwa" Melegenda
Najwa Shihab (c) tennyrosyaria

Terus terang saya pribadi tak heran jika Mata Najwa pada akhirnya tergusur. Betapa tidak, "hawa panas" sudah terasa. Lama. Namun, Najwa Shihab masih menahan "kesabaran". Di artikel ini saya tak akan membahas detail, apa "hawa panas" yang saya maksud di atas. Biarlah Anda semua berspekulasi sendiri. Saya pun tak akan merinci, "kesabaran" seperti apa yang dilakukan Nana -begitu para karyawan Metro TV biasa menyapa Najwa Shihab. Dan kenapa kata "kesebaran" saya beri tanda kutip. Biarlah Anda berimajinasi sendiri, mencari jawaban.

Suka tak suka, dalam dua tahun ini, Mata Najwa telah menjadi magnet pemirsa televisi. Acara talk show ini tak cuma bersinar di layar kaca, tetapi menjadi daya tarik bagi daerah untuk membawanya ke atas panggung off air. Padahal, puluhan ribu penonton yang berdesak-desakan untuk hadir di off air Mata Najwa, belum tentu menonton acaranya di layar kaca. Artinya, fans Nana, belum tentu sepenuhnya suka acara Mata Najwa. Yang tak suka Mata Najwa, biasanya tersihir, karena kecantikan dan kecerdasan Nana. That's it! Namun yang pasti, bersinarnya Mata Najwa, kemudian menjadikan Nana bagai selebritas papan atas.

Sudah banyak spekulasi, alasan Nana pergi. Meski saya tahu, maaf, saya tak akan berbagi. Yang terpenting justru sekarang, kemana Nana dan Mata Najwa-nya akan berlabuh? Jawaban atas pertanyaan tersebut, pasti ditunggu jutaan fans Nana. Hal ini pernah terjadi, ketika Mario Teguh dengan Mario Teguh Golden Ways (MTGW) cabut dari Metro TV. Saat itu, ada berspekulasi ke tvOne, namun akhirnya Mario Teguh berlabuh ke MNCTV. 

Sebetulnya, isu Nana hijrah ke Net TV sudah kencang. Pilihan Net TV sudah banyak yang duga. Alasannya apa? Saya juga tak mau jelaskan detail. Silakan berspekulasi sendiri. Namun menurut saya, biarlah Mata Najwa menjadi legenda. Acara ini luar biasa. Bukan diberhentikan, karena rating yang semakin anjlog. Mata Najwa bukan digusur oleh programming Metro TV, karena tak ada sponsor. Tetapi, Mata Najwa berhenti, saat ada di puncak. 

Biarlah Mata Najwa menjadi legenda, menjadi acara talk show televisi terbaik sepanjang masa. Janganlah Mata Najwa hijrah ke stasiun televisi lain, dan kemudian menjadi antiklimaks. Mau dirubah konsep, set, dan Host, penonton mengenal Famili 100 di ANTV dengan pembawa acara Sonny Tulung. Tukul adalah Empat Mata.Mau mengubah nama program tetapi dengan konsep lain, penonton lebih mengenal Tukul sebagai pembawa acara Empat Mata (selanjutnya Bukan Empat Mata). Mario Teguh adalah ikon untuk MTGW dan "rezeki"-nya di Metro TV. Ada banyak contoh program TV lain di tanah air, yang akhirnya antiklimaks ketika pindah ke stasiun TV lain. 

Namun, tentu saja pilihan tetap pada Nana. Saya dan Anda cuma bisa menyaksikan, termasuk menyaksikan acara Mata Najwa episode terakhir malam ini. Tanpa seorang Nana.

Salam legenda!