Dian Wulansari
www.kompasiana.com/okoeysitumorang

okoeysitumorang.blogspot.com
Kompasianer sejak:
18 March 2012
Tulisan : 9 artikel
Komentar : 9 tanggapan
twitter icon Twitter Kirim Pesan
facebook icon Facebook Jadikan Teman
Google+ Laporkan
Rubrikasi
Arsip Tulisan s
Terbaru

Puisi

Hujan dan Rindu

Di bawah hujan aku terkenang, semua bayang tentang kita.. Tawa.. Canda.. cinta.. kemarin, di bawah payung biru kita bercerita.. sambil merangkai indah mimpi kita.. “suatu saat nanti aku akan..” sebuah harapan tentang masa ...

FIKSI | 19 November 2012 19:14

96   2   dibaca Nihil

Puisi

Happy Birthday Yohanes Lieberto

Aku tak pandai merangkai kata Menyusun melodi Atau bahkan bernyanyi untukmu Aku tak paham, Apa itu manis.. Apa itu romantis… Bagaimana caraku tunjukkan padamu perasaanku??? Kuambil kertas dan pena Coba torehkan beberapa kata, Tapi ...

FIKSI | 17 July 2012 23:03

31   0   dibaca Nihil

Sosbud

Anak Muda, Apa Kabar Budaya Indonesia?

Banyak generasi penerus bangsa yang acuh tak acuh terhadap bangsanya sendiri. Tidak percaya ? Coba tanya remaja sekarang, siapa itu wonder girls ? siapa itu ...

OPINI | 19 March 2012 20:07

220   6   dibaca 1 menarik

Puisi

Kata Tanpa Suara

Deg! Kurasa nadiku menari detak jantungku berlari mendekat hingga telingaku Deg! Dia berbunyi kembali meloncat dan menari menghampiri relung hati seakan mendorongku bicara padamu Aku menatapmu Lidahku kelu mulutku bisu hanya hatiku terus berbisik.. “Aku cinta kamu…” Dengarkah kamu? Meski ...

FIKSI | 19 March 2012 19:45

58   2   dibaca 1 menarik

Puisi

Wanita Jalang!

Kutemui Wanita Jalang Dalam balutan Angin Malam Berjalan bersama bayang terang Memantulkan kilauan Menyedot semua pandangan.. Dia berlenggok! Menatap! Menggoda! Tanpa balutan.. Seolah dia pemilik dunia Dia menari Bernyanyi! Menarik perhatian lelaki Seakan dia seorang bidadari! Aku tertawa! Sejak kapan ...

FIKSI | 18 March 2012 23:10

124   0   dibaca Nihil

Puisi

Rindu..

Mendung! Kulihat langit hitam tanpa bintang Sunyi Kudengar malam tanpa melodi Dingin Kurasa dahsyat menusuk diri Kenapa malam ini begitu kelabu? padahal tak ada petir yang beradu Kenapa sendu? seperti hujan yang jatuh malu ...

FIKSI | 18 March 2012 22:09

30   2   dibaca Nihil

Puisi

Padam!

Kala senja tiba di saat cahaya sirna Aku ada! Terangi setiap langkahmu Saat dingin menusukmu dan gelap sesakanmu Aku nyata! Memberi warna jingga, Hangatkanmu.. Tapi kini tidak! Semua berbeda, Saat kau dorong aku ke pojok ruanganmu Mengganti ...

FIKSI | 18 March 2012 20:54

24   0   dibaca Nihil

Puisi

Penjara!

Penjara! Sesak! Terpenjara dalam ruang tanpa jendela Sebuah gedung tua penuh sampah Gelap Juga dingin Aku tersungkur di pojokan Menelusuri sekelilingku Kosong… Hanya decitan suara tikus yang terdengar Hanya bau busuk yang tercium Aww! Sesuatu menggigitku Aku menjerit Aku ...

FIKSI | 18 March 2012 19:47

19   0   dibaca Nihil

Edukasi

Ketika Bolos dan Nyontek Jadi Budaya

Sangat sulit bagi kita untuk mengakui bahwa mencontek dan membolos dari sekolah sudah menjadi budaya yang sulit dihilangkan di Negara ini. Sepertinya kata ‘nyontek’ atau ‘cabut’ ...

OPINI | 18 March 2012 18:44

134   2   dibaca Nihil

Subscribe and Follow Kompasiana: