Gara-gara Kompasiana Badanku Melar

15 April 2012 15:46:08 Dibaca :
Gara-gara Kompasiana Badanku Melar

Sudah berbulan-bulan aku menjadi kompasioner kalong. Hingga larut malam aku masih juga memelototi kompasiana. Terkadang bercanda dengan teman-teman. Menulis pun aku lakukan di malam hari. Lama-kelamaan, jadilah acara rutin dan aku benar-benar jadi kalongers. Tapi apa yang terjadi? sepanjang malam aku tak pernah berhenti ngemil, makan, ngemil, makan, dan ngopi!. Berat badanku yang semula hanya 42-43 kg bertambah 4 kg. Bajuku pun menjadi sempit (sebab bajuku rata-rata pas badan). Bayangkan saja, jika nanti lama-kelamaan naik lagi bertambah 4 kg lagi apa jadinya?. Semua ini gara-gara kompasiana. Untuk itu hari ini, jam ini, detik ini, menit ini,...... aku memutuskan hubungan dengan kompasiana!. Saya nggak mau lagi ngompasiana!. Bikin melar...melar..dan melarrrrr......?!. Waduhhhh....gawat!....gawat!.... Sungguh teman-teman, aku tak ingin berpisah dengan kompasiana. Tapi biarlah semua berakhir di sini.  Biarkan aku untuk enggak  ngemil dan ngemil. Jika jadi kalong, pasti aku ngemil!. Teman-temanku tersayang, I Miss You..... aku pamit ya? jangan kaget jika esok aku nggak ada kabarnya lagi...hiks...hiks.... Ini malam terakhirku. Sekarang aku ke Pos gardu dulu ya? Pos gardu tempat para kalongers berkumpul. Semoga setelah diriku tak ada di sini, badanku takkan melar lagi..... Selamat tinggal semuanyaaaa......?!.

Nurulita Rachma Budi Utami

/nurulitarbu

TERVERIFIKASI (HIJAU)

Suka ngemil, jalan-jalan, berteman, dan no ngrumpi. Ane orangnya simple-simple aja.
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?