HIGHLIGHT

Preview Ceko Vs. Spanyol: Final Pertama

06 Oktober 2011 06:54:00 Dibaca :

SETELAH kalah dari Spanyol dengan skor 2-1, Jumat (25/3) silam, kalangan pecinta sepakbola Republik Ceko mengeluarkan nada pesimis timnya bisa lolos untuk kelima kali secara beruntun di ajang putaran final Euro 2012. Sebelumnya, tim asal Eropa Timur ini selalu berpartisipasi sejak Euro 1996, di Inggris.
Saat itu, sang pesaing utama, Skotlandia berhasil menggapai hasil positif. Namun setelah menahan seri 2-2 sang rival terdekat, Sabtu (3/9) lalu, optimisme menjulang tinggi. Kini, asa untuk berada di Polandia-Ukraina terbuka. Syaratnya mereka harus menaklukkan sang pemimpin klasemen sementara Grup I kualifikasi Euro 2012, Spanyol, Sabtu (8/10) dinihari WIB.
Tak pelak, kala menjamu juara bertahan di Stadion Letná, Praha, Tomas Rosicky dkk bakal menjalani laga bak partai final. Khusus pertandingan dinihari nanti, bisa dibilang sebagai final pertama. Hal tersebut terjadi karena ada satu lagi partai final yang benar-benar menentukan nasib runner up Euro 1996 tersebut, yakni kala bertandang ke Stadion Dariaus ir Gireno, bersua si empunya, Lithuania, empat hari kemudian.
"Kami tak boleh lengah sedikitpun karena suasana dan situasi sekarang tak benar-benar mendukung kami. Kami memang unggul 2 angka dari Skotlandia, tapi itu bukan jaminan, karena itulah kami tak boleh terpeleset. Ini final partai pertama dari dua pertarungan krusial. Saya pikir kelas mentalitas kami mendapat ujian berat," tutur Petr Cech, kiper timnas Ceko, di website resmi federasi sepakbola Ceko, Kamis (6/10).
Pengalaman kala ditekuk di pertemuan pertama via dua gol David Villa meski sempat memimpin melalui gelandang Jaroslav Plasil, menjadi pelajaran berharga. Laskar Národní Tym, julukan timnas Ceko, tak bisa lagi mengharapkan Spanyol akan bermain dengan tim cadangan.
"Saya yakin mereka tetap akan menurunkan tim kedua, tapi Anda tahu sendiri bagaimana kualitas para pemain Spanyol, saya pikir tak ada istilah lapis kedua, karena sama berbahayanya," imbuh Cech.
Sementara pemain yang tengah mendapat sorotan positif, Michal Kadlec menegaskan, final fase pertama ini menjadi barometer kekuatan mereka, terutama dair sisi regenerasi. "Kami tak boleh gagal, tapi kemungkinan itu tetap ada. Jika memang gagal, tentu saja perlu segera ada regenerasi agar kami tak tampil memalukan di kualifikasi Piala Dunia 2014. Spanyol menjadi batu sandungan kami terbesar sekarang, dan ini menjadi pembuktian," kata pemain asal Bayer Leverkusen ini.
Menghadapi Spanyol, tuan rumah menurunkan tim terkuat. Hampir semua pemain yang berkarier di negeri orang, plus personel yang berasal dari Viktoria Plzen, klub yang tengah bermain di Liga Champions, diundang. Komposisi ideal Tomás Rosicky, Milan Petrzela dan Jaroslav Plasil di lini tengah bisa terwujud untuk mendukung Milan Baros, yang kemungkinan dipasang sebagai target man, meski di sana masih ada David Lafata serta Tomás Pekhart.
Target meraih tiga angka bukan isapan jempol semata. Tengok saja, berdasar rekor, Spanyol tak pernah menang saat berlaga di Ceko, dengan catatan lima kalah dan sekali seri, saat Ceko masih bernama Cekoslovakia.
Hal yang perlu diperhatikan Ceko tak lain adalah catatan hebat Spanyol dalam 12 laga kompetitif sejak kalah 0-1 dari Swiss di partai pembuka putaran final Piala Dunia 2010. Selain itu, tim tamu juga sedang on fire dengan 20 kemenangan beruntun di fase kualifikasi sejak seri 1-1 kontra Islandia pada kualifikasi Euro 2008. Satu lagi, mereka juga tak pernah terkalahkan dalam 25 laga kualifikasi sejak takluk 0-2 dari Swedia pada 7 Oktober 2006. "Saya sudah sering bertemu dengan para pemain Spanyol. Satu syarat yang harus kami lakukan adalah disiplin, karena peluang menang tetap terbuka," tegas Tomás Hübschman, punggawa utama Shakhtar Donetsk.
Kubu Spanyol sendiri sudah jauh-jauh hari menyatakan laga ini tidak hanya penting demi gengsi, melainkan seleksi bagi mereka yang selama ini kurang maksimal. Selain Fernando Torres, kelas Sergio Ramos dan Alvaro Arbeloa juga tengah dikawal, plus mencoba darah segar seperti Jordi Alba dan Thiago Alcantara.
Tim Matador bakal bermain tanpa beban karena mereka sudah lolos ke putaran final Euro 2012. Dua laga sisa akan dipakai sebagai ajang memberi pengalaman plus meningkatkan level konektifitas para pemain, terutama setelah dihantui rumor perpecahan akibat rivalitas Real Madrid dan Barcelona.

Pelatih:
Michal Bílek (nv.fotbal.cz)
TAK bisa saya pungkiri, Rosicky masih memegang kendali dan saya berharap dia mampu bermain maksimal, menggunakan semua pengalamannya untuk mengembangkan permainan. Kami tak bisa bermain terbuka dengan Spanyol, sehingga lebih baik menggunakan cara perlah- lahan, meski di awal kami harus menekan sebelum tertekan. Saya ingin Kadlec, Hubschman, Rosicky dan Baros dalam kondisi fit, sehingga memudahkan kinerja tim.  (bud)

Vicente Del Bosque (www.marca.com)
TAK ada perpecahan di kubu timnas hanya karena persaingan Madrid dan Barcelona. Saya harap Puyol dan Pique bisa sembuh, juga Ramos bisa memerlihatkan top performa Tak ada perubahan berarti di lapangan, artinya kami tetap akan berusaha menguasai pertandingan dan bola, dengan tetap memerhatikan serangan balik lawan.  (bud)

Prakiraan pemain:
Ceko: Petr Cech; Roman Hubnek, Tomas Sivok, Tomas Hubschman, Michal Kadlec; Petr Jiracek, Tomas Rosicky, Jan Rezek, Daniel Kolar; Milan Baros, Milan Petrzela.

Spanyol: Iker Casillas; Alvaro Arbeloa, Raul Albiol, Sergio Ramos; Sergio Busquets, Xavi, Xabi Alonso, David Silva, ; Juan Mata, Fernando Torres, David Villa.

Mohamad Nurfahmi Budiarto

/nurfahmibudi

TERVERIFIKASI (HIJAU)

Think...than write...
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?