HIGHLIGHT

Pesta Demokrasi Republik Islam Iran:Reformis Menang,Gedung Putih Sangat Senang

17 Juni 2013 00:02:21 Dibaca :
Pesta Demokrasi Republik Islam Iran:Reformis Menang,Gedung Putih Sangat Senang
-

Sumber Gambar:VOA .Com Pesta demokrasi Republik islam Iran berakhir dengan diumumkannya  bahwa kandidat dari  kelompok reformis seorang ulama moderat Hassan Rowhani berhasil meraih sekitar 19  juta suara warga  negara Syiah dari keseluruhan 37 juta suara yang sah ,yang setara dengan 50 persen lebih dari keseluruhan 55 juta warga yang berhak memilih itu. Demikian  laporan dari Teheran yang dibicakan oleh Mendagri republik islam Iran, Mostafa Muhammad Najjar kepada wartawan di Teheran Minggu 16 Juni 2013. Memang  berbagai laporan kemenagan  Reformis dalam Pemilu  Republik Islam iran disambnut baik oleh berbagai negara,termasuk  AS segera mengucapkan selamat dan sangat menghormati hasil pesta demokrasi tersebut.Sikap AS ini tentu saja sangat berbeda sekiranya yang memang  dalam Pemilu itu  pengikut  kelompok  garis keras Mahmud Ahmadinejad  ,meskipun  proses suksesinya juga berlangsung  mulus dan demokratis sebagaimana sebelumnya.Namun demikian sekarang AS kelihatannya sangat gembira dengan kemenangan  Hassan Rowhani dengan perolehan lebih 50 persen suara ,tetapi apahak ini juga merupakan suatu isyarat akan membaiknya hubungan AS dengan republik islam Iran. Terkait kenenagan  kelompok reformis dalam pesta demokrasi Republik islam Iran itu,juru bicara gedung Putih Joy Carney menaggapi posistif dan  Presiden Barack Obama menghormati  hasil pemilu tersebut, ujarnya    kepada Voa  Sabtu 15 Juni 2013.Akan tetapi pernyataan Jay Carney itu  juga disertai dengan berbagai  catatan  terutama proses  pesta demokrasi Republik islam Iran disertai dengan latar belakang berbagai hambatan dan kurang tranparansi ,serta  berbagai pembatasan media dan intimidasi,ujar  Jay Carney pula kepada Voa dan Associated Press  Sabtu 15  juni 2013. Sambutan hangat AS tentu saja dilatar belakangi oleh  kemungkinan berbagai tujuan AS dan sekutunya untuk menghentikan program nuklir yang sudah dibangun selama  masa pemerintahan Presiden Mahmud Ahmadinejad ,yang senantiasa melawan berbagai kepentingan AS di kawasan.Akan tetapi dengan kemenangan Hassan Rowhani seorang ulama demokrat yang sekaligus  mantan perunding nuklir  itu akan tunduk sesuai dengan kepentingan AS dan sekutunya ? .Dalam masalah itu  masih perlu waktu bagaiamana  garis politik yang akan dilakoni oleh Presiden Hassan Rowhani kedepan. Meskipun  Presiden Hassan Rowhani berhasil unggul dalam pemilu tersebut,tetapi kekuatan kelompok garis keras disana juga  masih kuat yang bisa saja menentang kedekatan Teheran-Washington  sekiranya puluhan reaktor nuklirnya harus dibekukan.Karena meskipun Hassan Rowhani berasal dari  kelompok reformis  tidak berati republik islam Iran akan dengan begitu saja akan menuruti kemauan AS dan Sekutunya , akan tetapi   kemungkinan besar cuma caranya akan sedikit  berubah dari pendahulunya,Presiden Mahmud Ahmadinejad yang tidak mundur selangkahpun dari  pendiriannya semula untuk memproduksi senjata nuklir sebagaimana tuduhan As dan sekutunya yang selalu dibantah Teheran. Kelihatannya AS  dan sekutunya sangat menaruh harapan besar kepada Presiden Hassan Rowhani ,untuk memberikan keleluasaan  inspeksi rekator nuklirnya oleh IAEA  yang sebelumnya di tolak oleh  Mahmud Ahmadinejad.Lalu bagaiamana tanggapan Zionis israel terhadap kemenangan  kelompok reformis dalam pemilu Republik islam Iran  ,yang sejauh ini  belum diketahui tanggapan Tel Aviv   terkait   hasil pemilu di negara para  ayatullah tersebut.

Muhammad Nurdin

/nurdinmuhammad

TERVERIFIKASI (HIJAU)

sebagai guru sejarah dan sosiologi di SMA di kota Bandung tentu saja perlu berwawasan luas,karenanya saya selalu suka membaca dan menulis untuk memperluas wawasan yang masih sempit ini.
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?