Paman Sam Gusar, Iran Beberkan Cara Lumpuhkan Pesawat Tanpa Awak Milik CIA Kepada Media Masa

17 Desember 2011 16:27:38 Dibaca :

Pemerintah Iran lagi-lagi membuat gusar Paman Sam,karena membeberkan cara-cara mereka melumpuhkan pesawat tanpa awak yang sangat canggih milik agen CIA  itu.Kelihatannya pemerintah Iran ingin memberikan suatu pembelajaran sangat penting bagi masyarakat internasional lainnya,supaya bisa memahami tatacara untuk melumpuhkan peswat tanpa awak jenis RQ-170 sentinel milik Paman Sam yang sering digunakan secara rahasia  untuk menyerang Tahliban di Afghanistan,Yaman ,Pakistan  kononnya tercanggih di kelasnya.Pesawaat mata-mata yang sering dioperasikan CIA untuk mengintai wilayah Iran,yang kini salah satyu diantara berhasil dilumpuhkan oleh divisi pasukan specialis elektronika  Iran..                                                                  .

Pesawat RQ -170 yang sangat canggih tersebut dalam operasinya bisa terbang di ketinggian sekitar 20.000 meter itu berhasil dilumpuhkan oleh Iran,yang cara-caranya di beberkan ke Media TG Dailly,Jum'at 16 Desember 2011 . Salah seorang pakar senjatan spesialis elektronika Iran mengungkapkan secara rinci cara-cara melumpuhkan pesawat tanpa awak buatan Lockheed,Amerika Serikat tersebut kepada berebagai  media cetak dan elektronika internasional dalam konferensi persnya didepan para wartawan   di Teheran.

Informasi yang dirilis TG Dailly itu,bahwa Iran memang tidak menembak jatuh pesawat tersebut tetapi hanya melumpuhkannya dengan cara-cara memutuskan kontak pada pesawaat  tanpa awak RQ -170  ,sehingga Sentinel itu menyetel ulang kordinat GPS  pada pesawat .Kemudian pesawat mendarat sesuai di wilayah yang dikehendaki Iran.Karena dengan menempatkan suatu kebisingan yang disebut juga dengan nama"Jamming"pada jaringan komunikasi  ,yang memaksa pesawat sentinel ke sistem autopilot seiring kehilangan kendali pada pesawat tanpa awak RQ-170  yang sedang menjalankan misi mata-matanya  tersebut.

Kemudian tukik yang dikenal dengan"Spoofing"menggunakan data-data luttitudinal dan longitudinal yang tepat ,menyebabkan pesawat mata-mata itu mendarat sendiri di tempat yang di inginkan tanpa perlu lagi memecahkan sinyal remote control dari pusat kontrol Paman Sam.Apa yang dikemukan oleh Iran tersebut  memang sangat rasional sebagaimana diakui oleh sepesialis perang elektronik Amerika Serikat,Robert      Densmore .Ia lanjutkan pula,bahwa dalam peperangan elektronika apa yang dilakukan Iran itu memang ada, meskipun sulit melakukannya.

Dalam konteks ini,mantan menteri pertahan Iran,Ali Shamshaqi mengtakan bahwa Iran akan siap melumpuhkan kembali pesawat-pesawat tanpa awak milik AS sekiranmya terus menerus melanggar wilayah udara Iran.Hal itu dikatakannya di Teheran sebagai tanggapan terhadap staement  Menteri Pertahan AS,Leon Panetta bahwa Paman Sam akan terus mematai-matai Iran dengan pesawat-pesawat sejenis.Kemampuan teknologi Iran memang terus berkembang pesat seiring semakikn ketatnya sanksi Paman Sam dan sekutunya terhadap Iran.

Memang perang secara elektronika sejak lama sudah berlangsung,termasuk melancarkan perang di dunia maya untuk melumpuhkan berbagai fasilitas nuklir Iran  .Virus komputer buatan Paman Sam-Ben Gureon,Stuxnet  gagal juga menghancurkan sistem komputereisasi militer Iran.Kewmudian agen-agen CIA-Mossadpun melakukan berbagai sabotase terhadap fasilitas militer dan menculik serta membunuh pakar  nuklir Iran  tahun 2010 ,dan belum lama berselang pangkalan militer Iran meledak yang menewaskan 17 orang termasuk komandan militer pangkalan tersebut  beberapa minggu yang lalu.                                                                                                                                                                                                                                                           Memang  Iran sangat terancam oleh berbagai sabotase yang dilancarkan oleh CIA-Mossad dengan  berkolaborasi dengan kelompok Mujahidin Khalq,tetapi sekarang Iran berhasil menggagalkannya dan membongkar jaringan operasi CIA-Mossad serta menangkap 12 agen CIA  yang beeroperasi di Iran,Turki dan Libanon.Dan mereka sekarang sedang diadili di berbagai pengadilan Iran,untuk mempertanggung jawabkan segala perbuatannya

Muhammad Nurdin

/nurdinmuhammad

TERVERIFIKASI (HIJAU)

sebagai guru sejarah dan sosiologi di SMA di kota Bandung tentu saja perlu berwawasan luas,karenanya saya selalu suka membaca dan menulis untuk memperluas wawasan yang masih sempit ini.
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?