HIGHLIGHT

Penyusunan Kamus Sederhana

03 Juli 2012 08:40:41 Dibaca :


A. TAHAP-TAHAP PENYUSUNAN KAMUS


Di dalam menyusun kamus ada beberapa tahapan kegiatan yang harus diikuti oleh penyusun kamus. Tahapan kegiatan ini adalah sebagai berikut:


1. Persiapan


2. Pengumpulan data


3. Pengolahan data


a. Pemeriksaan ulang urutan abjad


b. Penyeleksian data


c. Klasifikasi data


d. Pemberian definisi


e. Penyuntingan hasil pemberian definisi


4.   Pengetikan kartu induk


5.   Penyusunan kartotek


6.   Pengetikan naskah


7.   Koreksi naskah


8.   Cetak coba


9.   Koreksi cetak coba


10. Reproduksi kamus



B. SUSUNAN KAMUS


Hal-hal yang harus diperhatikan dalam menyusun kamus yaitu:


1. Kemudahan bagi pemakai kamus;


2. Kemanfaatan bagi pemakai kamus;


3. Kepraktisan bagi pemakai kamus;


4. Pembinaan dan pengembangan bahasa;


5. Tujuan penyusunan kamus.


Salah satu contoh penyusunan entry atau subentry yang disusun berdasarkan kemudahan bagi pemakai kamus :


1. Kata dasar atau Bentuk dasar


Kata dasar atau bentuk dasar yang menjadi dasar dari segala bentukan kata (kata jadian) diperlakukan sebagai entry pokok, sedangkan bentuk-bentuk derivasinya diperlakukan sebagai subentry. Misalnya, kata pukul sebagai kata dasar dan kata memukul, pukul-memukul, terpukul, pukulan sebagai bentuk derivasinya.


2. Kata Ulang atau Bentuk Ulang


Kata ulang atau bentuk ulang ada empat kelompok, yaitu :


a. Bentuk ulang murni yang menyatakan jamak untuk benda.


b. Bentuk ulang semu.


c. Bentuk ulang yang bukan perulangan semu melainkan perulangan yang menyatakan proses.


d. Bentuk ulang, seperti bolak balik, bolang baling yang salah satu unsur pembentuk katanya mempunyai bentuk jadian seperti berbalik, berbaling.


e. Bentuk ulang seperti centang-perentang, porak-poranda yang masing-masing unsur pembentuk katanya tidak berderivasi dapat diperlakukan sebagai entry pokok.


3. Gabungan kata


a. Gabungan kata atau kelompok kata yang merupakan frase-idiomatik atau tidak, berimbuhan atau tidak ----- yang tidak berderivasi tidak diperlakukan sebagai entry pokok, tetapi diperlakukan sebagai contoh pemakaian yang berupa frase yang diberi penjelasan. Letaknya langsung di bawah entry pokok yaitu pada kata pertama unsur pembentuk kata gabungan itu.


b. Gabungan kata yang berderivasi – baik idiomatis maupun tidak --- seperti ganggu gugat (mengganggu gugat, pengganggu gugat, jabat tangan (berjabat tangan), kambing hitam (mengkambinghitamkan) dapat diperlakukan sebagai entry pokok dan diikuti bentuk-bentuk derivasinya sebagai subentry gabungan kata itu.



C. PETUNJUK PEMAKAIAN KAMUS SEKOLAH DASAR


1. Ejaan


Ejaan yang digunakan di dalam Kamus Sekolah : Sekolah Dasar adalah ejaan Bahaa Indonesia sesuai dengan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan (1991).




2. Kata Dasar, Kata Turunan atau Kata Jadian dan Kata Ulang


Kata dasar dipakai sebagai dasar bentukan kata yang dijadikan sebagai kata utama sedangkan bentuk-bentuk turunannya termasuk juga perulangan kata sebagai kata turunan atau kata jadian.


Contoh :  a. kata utama : makan


b. kata turunan : memakan, termakan, makanan


3. Ortografi atau lambang bahasa


a. Garis hubung satu (-)


Garis hubung satu dipakai untuk menghubungkan kata dalam bentuk perulangan kata. Contoh : abu-abu kb


b. Cetak miring


Huruf-huruf yang dicetak miring digunakan untuk menuliskan lambang kelas kata dan kalimat contoh pemakaian kata dasar maupun kata jadian, dan kata ulang. Contoh pemakaian :


1. Kb, ks, kk, kbil, ksam, kg, p, kket.


2. Pemakaian kata dasar, kata turunan atau kata ulang.


3. Cetak tebal.


4. Koma(,)


5. Titik koma


6. Titik dua (:)


7. Tanda kurung((...))


8. Angka Arab cetak tebal



D. LAMBANG KELAS KATA


kata benda                 disingkat        kb


kata kerja                   disingkat        kk


kata sifat                    disingkat        ks


kata sambung            disingkat        ksam


kata depan                 disingkat        kd


kata bilangan             disingkat        kbil


kata ganti                   disingkat        kg


kata keterangan        disingkat        kket


kata seru                    disingkat        ksr


partikel                       disingkat        p


kiasan                         disingkat        ki



Contoh penyusunan Kamus Sekolah : SekolahDasar


aba-aba kb kata-kata perintah atau komando dalam baris berbaris, gerak badan dan sebagainya, seperti siap!, hadap kiri!, maju jalan!


abad kb masa seratus tahun : 1 gedung ini berumur satu abad; 2 jangka waktu yang lamanya seratus tahun: abad ke-20 dimulai dari tahun 1901 sampai 2000.







KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?