Doa Sebelum Tidur

20 Maret 2013 19:23:06 Diperbarui: 24 Juni 2015 16:28:22 Dibaca : Komentar : Nilai :

Kerling malam dibuai penjaga langit,

Tonggak mata berpilin,

Mengukir pilar yang menjutai-juntai

Ah, Larut sudah.

Penat rasa otak.

Remuk punggung terbungkuk-bungkuk

Helaan napas satu-satu...

Jalinan kapuk tak tertandingi,

tapi anak nakal itu tak lelah bermain,

morat-marit di kanan menuju kiri kornea cahayaku.

Sungguh,

Jangan begadang kata Bang Roma.

Bikin hipotensi kata Sang Rama.

Aku mau tidur

Nyahlah gangguan nakal !

Aku mau tidur

Biarkan aku tidur,

di dalam seutas doa.

Kerling malam dibuai penjaga langit,

Tonggak mata berpilin,

Mengukir pilar yang menjutai-juntai

Ah, Larut sudah.

Penat rasa otak.

Remuk punggung terbungkuk-bungkuk

Helaan napas satu-satu...

Jalinan kapuk tak tertandingi,

tapi anak nakal itu tak lelah bermain,

morat-marit di kanan menuju kiri kornea cahayaku.

Sungguh,

Jangan begadang kata Bang Roma.

Bikin hipotensi kata Sang Rama.

Aku mau tidur

Nyahlah gangguan nakal !

Aku mau tidur

Biarkan aku tidur,

di dalam seutas doa.

Dewi Anggar

/nasrida

Aku terhenyak, Senyuman membias makna, melambung harapan, mengikis mimpi lalu
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.
Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana

Featured Article