Sepisaupi - Sutardji Calzoum Bahri [Parafrase]

01 Mei 2012 04:54:10 Dibaca :

Dari beberapa hari kemarin saya mencari parafrase puisi kontemporer karya Sutardji Calzoum Bahri yang berjudul Sepisaupi. Selain unik saat dibaca, puisi ini memiliki pengulangan bunyi yang unik, juga saat membacanya suasananya seolah-olah berubah menjadi sendu, syahdu ... akhirnya saya menemukan parafrase puisi tersebut di sini. berikut saya tuliskan kembali puisi dan parafrasenya, semuanya murni saya kopikan dari blog tersebut : SEPISAUPI - SUTARDJI CALZOUM BAHRI (1973) sepisau luka sepisau duri sepikul dosa sepukau sepi sepisau duka serisau diri sepisau sepi sepisau nyanyi sepisaupa sepisaupi sepisapanya sepikau sepi sepisaupa sepisaupi sepikul diri keranjang duri sepisaupa sepisaupi sepisaupa sepisaupi sepisaupa sepisaupi sampai pisauNya ke dalam nyanyi Parafrasenya : Sepisau luka sepisau duri merupakan bentuk luka yang yang teramat sangat yang pernah dialami, penggambaran dari dosa yang telah dilakukan dan membuat penyesalan yang mendalam,kerena dosa yang telah dilakukan membuat perenungan dalam kesendirian, ketika kesendirian itu yang dirasakan hanyalah penyesalan sepisaupa sepisaupi pelukisan akan pisau dan sepi seolah-olah kesendirian yang menyakitkan, sepisapanya sepikau sepi disini takadalagi sapaan kerena kesepian yang telah dialami, sepisaupa sepisaupi pengulangan kata ini adalah penguatan tentang kesepian, sepikul diri keranjang duri adalah siksaan kesepian yang dialami sendiri dan harus ditanggung olehnya tanpa seorangpun yang membantu, sepisaupa sepisaupi penguatan kesepian yang dialami terulang-ulang sampai akhir yang selalu mendramatisir kisah kesendirian ini, sampai pisauNya ke dalam nyanyi kesedihan akan kesepian selalu menghantui diri selamanya seakan-akan irama kesepian bagai lagu dalam hati. Semoga bermanfaat ...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?