My Name Is Nadia
My Name Is Nadia pelajar/mahasiswa

proud of being my self

Selanjutnya

Tutup

Puisi

Jangan Merindukanku

21 April 2017   22:00 Diperbarui: 21 April 2017   22:22 83 2 0

siang tadi, kamu muncul. kembali.

setelah sekian lama

sama persis setahun kemarin. di bulan April.

tapi kini kamu tak lagi sendiri ...


kadang aku ingin menyapamu dan bertanya, ada apa ?

ada apa kamu kemudian lalu datang dan mencariku ?

apa kamu baik-baik saja ? kamu bahagia, bukan ?

tidak .. aku tidak akan memberimu kesempatan menemuiku walau hanya sekilas mata

walau hanya mendengar suaraku

aku hanya ingin nama dan suaraku menjadi asing bagimu

aku hanya ingin berkata,

jangan merindukanku .....


jangan pernah merindukanku walau hanya sekali.

jangan pernah dan jangan lagi

merindukanku akan menjadi bencana bagimu

merindukanku akan menyebabkan kamu bertengkar dengan istrimu

aku tersenyum ketika menuliskan ini

tapi sungguh, jangan merindukan aku ...

sebab rindu dan aku adalah candu bagimu

sekali kau mendengar suaraku, itu tak akan cukup bagimu

itu tak akan berhenti sampai di situ

tidak akan pernah .....


masih ingat wangiku ?

masih ingat suaraku ?

masih ingat semuanya ?

yang harus kamu tau hanyalah, iya aku mengingatnya.

di ujung jalan. di beranda pusat perbelanjaan. di persimpangan. dimana-mana.

yang harus kamu tau adalah, aku pergi karena aku mencintaimu .....

tapi biarkan definisi cinta kita ini,

aku dan kamu sendiri yang sanggup menerjemahkannya

sisa-sisa cinta yang jika masih kau temui, biarkan itu tersimpan dalam nuranimu

sisa-sisa cintaku padamu, biar hanya aku dan Tuhan yang tau.

dan biarkan semua kembali pada awalnya. asing.

jauh jika dirindukan. dekat jika dirasakan. dan, terasa nyata ketika diimpikan .....