Memahami Filsafat Kelas Berat Erianto Anas Tentang Konsep Tuhan

06 Juli 2012 17:16:59 Dibaca :

Oke
Kita sepakati saja bahwa jemaah yang hadir disini percaya dan yakin bahwa tuhan itu ada
Tuhan itu maha kuasa
Tuhan itu maha pencipta

Termasuk
Tuhan itu menciptakan setan seperti saya
Tuhan itu juga menciptakan nabi seperti saya
Tuhan juga menciptakan pelacur seperti istri saya
Tuhan itu menciptakan anjing-anjing seperti anjing peliharaan saya

Artinya
Semua ciptaan tuhan tersebut hanya sebagai mainan tuhan

Kenapa?
Karena tuhan berbuat sesuka hati
Tuhan menciptakan surga untuk para nabi seperti saya
Tuhan menciptakan neraka untuk para setan seperti saya
Jadi mau tidak mau nabi seperti saya harus masuk surganya Tuhan
dan Mau tidak mau saya harus masuk Nerakanya Tuhan

Anda membantah!
Oh tidak, tuhan tidak pernah menciptakan neraka untuk para setan
Tuhan tidak pernah menciptakan surga untuk para nabi
Tapi tuhan memberikan dua pilihan, Nabi boleh memilih jadi setan atau setan boleh memilih jadi nabi
Setelah memilih maka tugas tuhan memberi ganjaran surga ataukah neraka

Dengan kata lain
Jika anda memilih jadi pengikut nabi, maka anda akan diganjar surga
Jika anda memilih jadi pengikut setan, maka anda akan diganjar neraka

Kalau begitu kembali lagi
Tuhan menciptakan neraka memang untuk ditempati
Tuhan menciptakan surga memang untuk dihuni

Siapa yang menghuni
Ya kita-kita ini para mainan tuhan
Untuk itulah tuhan menciptakan nabi
untuk itulah tuhan menciptakan setan
Jadi semua ciptaan tuhan itu punya peranan masing-masing

Lalu dimanakah keadilan Tuhan?
Ketika anda berusaha tertatih-tatih menjadi pengikut nabi
Sesungguhnya anda belum tentu masuk surga

Kenapa?
Karena Tuhan bisa saja berkehendak lain, yakni menginginkan anda sebagai penghuni neraka
Maka tuhan mengirimkan setan seperti saya untuk menyesatkan anda
Lalu sesatlah anda
Dan masuk nerakalah anda

Itu hanya analogi
Artinya bisa jadi tidak harus saya atau anda yang dipilih tuhan untuk disesatkan untuk mengisi neraka
Bisa jadi siapapun
Artinya tuhan tidak akan pernah membiarkan neraka kosong tanpa penghuni
Konsekuensinya
Tuhan tidak akan pernah membiarkan seluruh umat manusia berbuat baik
Tuhan tidak akan merestui jika seluruh umat manusia menjadi pengikut nabi
Tuhan tidak akan mengijinkan jika dunia ini damai dan tenteram
Tuhan tidak akan setuju jika seluruh penghuni bumi ini patuh dan tunduk pada tuhan
Karena kalau demikian konsekuensinya
Neraka akan kosong, Mustahil!

Bukankah?
Bukankah tuhan yang sengaja mennciptakan setan seperti saya?
Bukankah Tuhan yang meniupkan ruh kesesatan dalam tubuh saya?
Bukankah Tuhan yang menakdirkan saya untuk menyesatkan manusia?

Kalau begitu..
Kenapa tuhan marah ketika setan seperti saya sesat?
Kenapa Tuhan marah ketika ada manusia yang mengikuti ajaran sesat saya?
Bukankah Tuhan sendiri yang menginginkan demikian?
Untuk kemudian mencebloskan kami semua sebagai penghuni neraka?

Seandainya..
Tuhan tidak menciptakan setan seperti saya
Tuhan tidak pernah meniupkan ruh kesesatan kedalam tubuh saya
Tuhan tidak pernah menakdirkan saya untuk menyesatkan manusia
Tentu semua manusia akan....

Lalu
Apa sebenarnya maksud Tuhan?

Inilah filsafat kelas berat andalan erianto anas!

EA rasul!

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?