PILIHAN HEADLINE

Taklukan Petrokimia, Bandung BJB Tetap Gagal ke Final Four

19 Maret 2017 08:08:29 Diperbarui: 19 Maret 2017 11:20:11 Dibaca : 154 Komentar : 3 Nilai : 6 Durasi Baca :
Taklukan Petrokimia, Bandung BJB Tetap Gagal ke Final Four
Bandung Bank Jabar Banten gagal lolos ke Final Four Proliga 2017| Foto: PBVSI

Bandung Bank Jabar Banten mengakhiri laga di babak penyisihan Proliga 2017 dengan kemenangan atas Gresik Petrokimia 3-1 (25-17, 18-25, 25-23, 25-20). Sayang, meski memenangi laga tersebut, Bandung BJB tetap gagal lolos ke babak 4 besar.

“Kekalahan dari Popsivo di seri Surabaya menjadi awal dari kegagalan BJB. Permainan PLN yang  kalah dari Petrokimia kemarin (18/3) juga sulit dipercaya. Kami menang hari ini tapi kami gagal ke Final Four.” ujar Uus Susansyah, asisten pelatih Bandung BJB.

Bandung BJB dan Gresik Petrokimia memang bersaing ketat memperebutkan satu tiket tersisa untuk melenggang ke babak 4 besar. Sebelum seri Malang bergulir, kedua tim sama-sama memiliki peluang untuk lolos. Apalagi ketika Bandung BJB berhasil memenangi laga lawan Batam BVN di hari pertama seri Malang pada Jumat lalu (17/3) membuat Bandung BJB dan Gresik Petrokimia sama-sama mengoleksi nilai 16 dari 5 kemenangan, 4 kekalahan 0-3/1-2 dan 1 kali kalah 2-3.

Kejutan terjadi ketika Gresik Petrokimia yang diprediksi tak akan mampu melewati hadangan Elektrik PLN nyatanya bisa kembali membalikan keadaan dan menang dengan skor yang telak 3-0. Kemenangan tersebut sekaligus mengukuhkan Petrokimia menjadi tim putri terakhir yang lolos ke 4 besar dan membuat laga hidup mati antara Bandung BJB dan Petrokimia menjadi tidak berarti lagi, karena walaupun Bandung BJB menang dan memiliki jumlah kemenangan dan nilai yang sama tapi rasio set Petrokimia lebih baik dibandingkan Bandung BJB.

Selebrasi tim Gresik Petrokimia usai dipastikan lolos Final Four Proliga 2017| Foto: PBVSI
Selebrasi tim Gresik Petrokimia usai dipastikan lolos Final Four Proliga 2017| Foto: PBVSI

Namun, meski hasil pertandingan terakhir tak lagi berpengaruh pada nasib Bandung BJB, tim asuhan Octavian itu tetap memberikan perlawanan dan penampilan yang baik saat menjamu Petrokimia. Hal tersebut terlihat sejak pertandingan dimulai, Bandung BJB berhasil memanfaatkan kondisi pemain Petrokimia yang terlambat panas di set pertama dan menutupnya dengan kemenangan 25-17.

Tak ingin menyerah begitu saja, Petrokimia bangkit lewat passing yang lebih akurat danblockrapat. Hasilnya anak asuh Li Huanning itu sukses mengambil alih kendali permainan di babak kedua dan menang 25-18.

Pertarungan semakin sengit memasuki set ketiga. Rally panjang kerap mewarnai jalannya laga di set ini dan  menjadi tontonan menarik yang disuguhkan kedua tim. Serve menekan dari Debby Cahya di poin-poin krusial sukses membuat Petrokimia tidak bisa menjalankan serangan dengan baik dan spike pemain asing jangkung asal Serbia, Ivana Nosevic yang tak mampu dibendung para blockerPetrokimia menjadi akhir set ketiga dengan keunggulan Bandung BJB.

Mampu melewati tekanan di set ketiga membuat permainan Bandung BJB semakin hidup dan mendominasi. Bermain lebih rileks dan terus menekan pertahanan Petrokimia, membuat set ini mutlak menjadi milik Bandung BJB 25-20.

Ditemui usai pertandingan, kepala pelatih Petrokimia asal Tiongkok, Li Huanning tak segan mengakui jika performa timnya memang tak sebaik biasanya. “Block anak-anak jelek dan kedua pemain asing kami bermain tidak maksimal kali ini.”

Gagalnya Bandung BJB ke babak 4 besar Proliga 2017 jelas menimbulkan kekecewaan bagi seluruh anggota tim. Selain karena tak mampu memenuhi hasrat untuk tampil di kandang mereka sendiri, Bandung BJB juga gagal memenuhi ambisi mereka untuk melaju ke babak empat besar pasca vakum dari kompetisi voli tertinggi di tanah air.

Berikut adalah klasemen sementara Proliga 2017 sampai dengan Minggu (19/3) jam 14.38:

  • Jakarta Pertamina Energi (nilai: 31, rasio set: 3,667)
  • Jakarta Elektrik PLN (nilai: 27, rasio set: 3,000)
  • Jakarta Popsivo PGN (nilai: 21, rasio set: 1,471)
  • Gresik Petrokimia (nilai: 19, rasio set: 1,222)
  • Bandung Bank Jabar Banten (nilai: 19, rasio set: 1,095)
  • Jakarta BNI Taplus (nilai: 6, rasio set: 0,267)
  • Batam Sindo BVN (nilai: 0, rasio set: 0)

Nindy Prisma

/n.prismahita

TERVERIFIKASI

...Real Eyes Realize Real Lies...
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH PLATFORM BLOG, SETIAP ARTIKEL MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

NILAI :

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana