Penetrasi, Seni Mengetuk dan Menikmati [Sex A-Z -08]

28 Maret 2011 14:02:40 Dibaca :
Penetrasi, Seni Mengetuk dan Menikmati [Sex A-Z -08]
-

Banyak mitos tentang penetrasi --- seolah-olah itulah action yang dominan dalam menikmati Seks. Selain gaya berbagai seni melakukan sexual intercourse. Peminat langsung teringat pada Kamasutra (India), Taman Wewangian (Arab), atau Seksologi Jawa --- yah banyaklah buku-buku dari Tuntunan Cara Cina Kuno sampai buku seperti berjudul provokatif , Perkasa sampai Renta.

Ide tulisan ini setelah membaca Lifestyle di Kompas.Com --- berbagi pengalaman indah menikmati seks. Penetrasi !

Ada terapi seks --- terutama untuk kaum lelaki "Tokcer", Main Seks tanpa penetrasi.  Ana-ana bae sira je !

Ya untuk melatih kaum pria yang "Peltu" (nempel metu) --- latihannya tidak boleh penetrasi. Lho.

Letak nikmatnya di mana ?  Enggak tahu juga.

Memang betul kenikmatan itu tercapai  kalau, pasangan itu memasuki babak "penetrasi"

Ayo apa pengalamannya ?  Penetrasi malam pertama (ingat enggak ?) --- antara lelaki tinting dengan perempuan perawan.

Naluriah saja --- tiba-tiba sudah berada di sana................dan ejakulasi setelah dituntun alamiah beberapa tusukan.

(Kalau pertahanan tidak alot alias lancar licin dan dooooor stoot).

Anda jangan meremehkan step penetrasi lho --- ternyata setelah ribuan ekplorasi dan eksperimen.  Penetrasi adalah bagian terpenting network bermain seni seks.

Okay-lah perlu fore-play. Silahkan.

Tetapi setelah naluri, atau kode "ready" dari si dia --- bagaimana gaya penetrasi anda  ?  Fore-play sudah nikmat, dia juga telah mengalami beberapa orgasme.

Dia menunggu penetrasi.

Gelap mata --- langsung tancap, okay tidak apa-apa --- bagi you pasti mencapai orgasme dalam beberapa   menit kemudian.   Dia ?

Konon grafik sensasi seks-nya pun menanjak step-by-step................orgasmekah ia lagi ? Atau ia kecewa karena tidak mencapai puncaknya..............atau ia malah kesakitan ?

Mengapa ?  Enggak tahu juga (Tanya dokter)

Ada penetrasi itu dituntun oleh tangan si wanita --- apa sensasi anda ?  Tergantung pengalaman.

Ada penetrasi dituntun jari anda (tergantung posisi dia) atau style yang akan anda berdua mainkan.

Lantas setelah berada dalam vagina --- penetrasi itu dalam aksi resiprokal (maju mundur-dorong-tarik).   Ada aksi lain ?

Kalau kita mengambil referensi praktek Cina kuno --- tusukan dalam, setengah dalam, berhenti, lanjutkan, berhenti lanjutkan --- Yah kalau memang nafsu anda terkendali --- mungkin tuntunan itu bisa meng-akumulasi kenikmatan.

Ada pula aksi --- kuda-kuda Hanoman menarik Buto Cakil, berirama menuju orgasme.  Atau yang lazim penetrasi itu tanpa sadar  dari normal dilanjutkan dengan berpacu dalam melodi. Sampai lemas ! (dada gemuruh --- awas serangan jantung !)

Kalau mau tahu --- penetrasi yang paling sensasional bagi wanita --- ialah dengan cara lepas tangan.  Pertama diketuk-ketuk di antara kedua lapis bibir (bebas gaya yang mana saja) --- ia akan senang sekali --- langsung melenguh ! Gaya itu bernama "puting susu mencari mulut bayi".  Aaaaaaaaaaagkh !

Jangan remehkan aksi penetrasi sebelum mencapai mulut bayi.  Silahkan.

Kalaulah anda berdua senang bermain dengan (kalau tadi puting susu dan mulut bayi) ---- gaya kedua front itu mengambil sikap yang berbeda.

Si V mengambil sikap bunga Lotus --- dengan dua lapis kelopaknya menganga seperti menantikan penyerbukan Sang Lebah.

Si Lebah membelah-membelai kelopak bunga, menyusup menerjang pucuk bunga sari "C" --- lantas si P  mengetuk-ngetuk pintu surgawi............antara sampai tidak sampai.  Menggemaskan !

Kalau memakai penerangan , lihatlah di dalam  seri lenguhan dan desahan ---  ia tersenyum............menikmati serial kejutan dan penasaran.

Senyum hanya engkau saksikan dalam adegan "penetrasi Lebah hinggap di Kelopak bunga teratai".  Lampu harus menyala --- berapa watt terserah anda.

Hayatilah.

1301319566131925659
Cinta dan Seks adalah Keindahan dan Kenikmatan menjadi Loro-loro ing Atunggal.

 

 

Muhammad Wislan Arif

/mw.arif

TERVERIFIKASI (HIJAU)

Hobi membaca, menulis dan traveling. Membanggakan Sejarah Bangsa. Mengembangkan Kesadaran Nasional untuk Kejayaan Republik Indonesia, di mana Anak-Cucu-Cicit-Canggah hidup bersama dalam Negara yang Adil dan Makmur --- Tata Tentram Kerta Raharja, Gemah Ripah Loh Jinawi. Merdeka !
Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH MEDIA WARGA, SETIAP KONTEN DIBUAT OLEH DAN MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

Siapa Yang Menilai Tulisan Ini ?