Mohon tunggu...
Musni Umar
Musni Umar Mohon Tunggu... -

Sociologist and Researcher, Ph.D in Sociology, National University of Malaysia (UKM)

Selanjutnya

Tutup

Humaniora Pilihan

Revitalisasi "Valentine Day" Agar Tidak Haram Dirayakan

14 Februari 2016   07:03 Diperbarui: 14 Februari 2016   08:38 262
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

 [caption caption="Musni Umar dan Krizia dkk dari MNC TV diteras rumah usai Wwcr Valentine Day (13/2)"]

[/caption]Hari ini tanggal 14 Februari 2016 adalah Valentine Day (hari kasih sayang). Sudah menjadi tradisi, muda-mudi di seluruh dunia yang sedang dimabuk cinta merayakannya dengan mencurahkan kasih sayang diantara keduanya. Bahkan dalam rangka perayaan hari kasih sayang, tidak jarang dilakukan seks bebas diantara dua insan yang sedang saling jatuh cinta.

Dalam perkembangannya, yang melakukannya tidak hanya laki-laki dan perempuan yang saling mencintai, tetapi juga diantara dua orang sesama jenis yang sedang dimabuk cinta.

Perayaan Valentine Day telah mendunia karena yang mengamalkannya tidak hanya kaum muda yang sedang dimabuk cinta di dunia barat, tetapi juga telah dirayakan dikalangan muda-mudi di negara-negara yang berpenduduk mayoritas muslim seperti di Malaysia dan Indonesia.

Perayaan Valentine Day bermula dari Santo Valentinus. Walaupun disebut sebagai peringatan Santo Valentinus, tetapi tidak jelas Valentinus mana yang dimaksud karena nama Valentinus saat itu bukan hanya satu. Terdapat tiga orang bernama Valentinus yang mungkin dimaksud Paus Gelasius.

Asal Muasal Valentine Day

Santo Valentinus pertama hidup abad ketiga dan dibunuh oleh kaisar Claudius karena ketahuan menikahkan seorang prajurit beragama Kristen secara ilegal. Saat itu kaisar melarang seluruh prajuritnya menikah agar mereka hanya setia pada negara.

Santo Valentinus kedua adalah seorang pria asal Afrika yang dibunuh karena menolak untuk keluar dari Kristen. Sedangkan santo Valentinus ketiga adalah seorang uskup di italia yang dibunuh secara tragis.

Pada masa Paus Gelasius di abad ke-14, tanggal 14 Februari diperingati untuk mengenang santo Valentinus.

Pada tahun 1477 melalui sebuah surat dari wanita bernama Margery Brewes kepada John Paston, peringatan Valentine Day diubah sebagai hari kasih sayang. Satu abad kemudian, William Shakspeare dalam sebuah puisinya menggunakan simbol Valentine Day sebagai hari kasih sayang.

Abad ke-18, ketika Valentine Day tiba, bertukar surat cinta merupakan sebuah tradisi. Inggris memulai kebiasaan itu, kemudian dikampanyekan ke Amerika Serikat dan seluruh dunia. Sejak itu, Valentine Day diperingati di seluruh dunia.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun