PDAM Mamuju Siap Hadapi Krisis Air Bersih

18 Juni 2012 08:52:42 Diperbarui: 25 Juni 2015 03:50:12 Dibaca : Komentar : Nilai : Durasi Baca :
PDAM Mamuju Siap Hadapi Krisis Air Bersih
13400072311639725529

Oleh : Muhammad Nur ( OKT)

Kantor PDAM Mamuju ( Dok.Pribadi )

Dalam rangka meningkatkan Pelayanan Air bersih kepada masyarakat Kota Mamuju dan sekitarnya , Pemerintah Daerah tentu akan Menindak lanjuti kesepakatan Workshop (hasil sementara) program air baku untuk air minum tahun ini yang telah disepakati antara Dikjen sumber daya air dengan Dikjen cipta karya usulan kegiatan-kegiatan terkait penyedian air baku untu air minum Tahun anggaran 2013 dengan catatan PDAM Tirta Manakarra mengambil langkah-langkah pasti dengan melakukan upaya :

a) Meningkatkan kapasitas IPA So’do 30 L/detik menjadi 80 Llter/Detik.
b) Pembangunan embung Sumambaho kapasitas 100L/D oleh SDA.

Menelaah hal tersebut diatas PDAM Tirta Manakarra membutuhkan Dana Sharing APBD Pembangunan jalan tani untuk mendukung Pembangunan instalasi pengelolahan air bersih yang baru embung sumambaho di desa So’do Kecamatan Mamuju Kabupaten Mamuju untuk Pembangunan Embun yang rencananya akan Danai oleh Pemerintah Pusat sekitar 30 sampai 40 Milyar Rupiah :

Untuk diketahui bersama seluruh Masyarakat Pelanggan PDAM Tirta Manakarra Sumber air baku yang di kelolah sekarang oleh PDAM, adalah dari aliran sungai mamuju, sungai karema dan sungai padangbaka’, dan menurut hamat kami beberapa Tahun kedepan tidak dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan ketersediaan air bersih di Mamuju dikarenakan kapasitas produksi ( Pengolahan ) yang tetap, sedang laju pertambahan penduduk dan pembanguanan Perumahan yang membutuhkan penyambungan instalasi Air Bersih PDAM di Ibu Kota Provinsi setiap saat bertambah, kalau rata-rata perbulan 50 s/d 100 Unit Sambungan maka dalam setahun 12.000 Unit Sambungan Rumah yang dapat direalisasikan.
Bahwa Kapasitas prodak dari ketiga sumber air baku dimaksud hanya 85 Liter/Detik, dimasa akan datang di pastikan tidak dapat melayani seluruh wilayah cakupan Mamuju dan Sekitarnya yang setiap tahunnya mengalami lonjakan yang signifikan akibat dari tingginya urbanisasi dan pembangunan vasilitas umum, infrastruktur, Hotel, restoran, pusat perbelanjaan, Mall, yang semuanya membutuhkan ketersediaan Air Bersih yang cukup, masa akan datang Mamuju kesulitan air bersih bila pembangunan Embun Sumambaho terkendala.

Dengan Memperhatikan rencana program jangka menengah 2012 sampai 2021, dimana pada tahun 2011 ini jumlah sambungan Rumah 6135 unit dan akan di pacuh untuk mencapai target 17.335 unit SR pada tahun 2021 dengan presentasi peningkatan cakupan pelayanan 80% masyarakat terlayani. Diperkirakan setiap tahun SR (Sambungan rumah) bertambah antara 20 sampai dengan 25%, dimulai sejak 2012 hingga 2021.

Dengan asumsi tersebut Pemerintah pusat bersediah untuk membiayai embung sumambaho dengan system grafitasi yang dapat menghasilkan 100 L/D dari 500 L/D yang dapat dihasilkan. 100 liter/detik saja sudah mampu melayani kebutuhan air bersih untuk seluruh wilayah perkotaan dan sekitarnya, disbanding dengan yang kita miliki saat ini dari 4 Unit IPA dengan kapasitas 80 L/detik.

Pembangunan embung sumambaho akan dibiayai pemerintahan pusat bila PEMDA dapat menyediakan sharing APBD pembuatan jalan tani sepanjang 7,5 Kilometer, Jalan Tani ke lokasi sumber air baku sumambaho., yang terletak di Kelurahan Mamunyu Kecamatan Mamuju.

Ditinjau dari berbagai aspek pembangunan embung sumambaho, sangat strategis untuk menunjang kesejahteraan masyarakat sekitar dan ketersediaan air bersih penduduk kota Mamuju dan sekitarnya adapun aspek yang paling menyentuh langsung berdasarkan hasil survey lapang adalah sebagai berikut:
* Kebutuhan akan air bersih / air minum Dapat memenuhi seluruh penduduk Mamuju dan sekitarnya tanpa terkendala oleh perubahan musim kemarau panjang.
* Mempunyai Manfaat dan nilai Ekonomi tinggi, bila Pemerintah daerah dapat membangun jalan tani dari so’do ke calon lokasi pembangunan embung sumambaho, maka masyarakat yang berada di desa sekitar sumambaho akan mendapatkan akses untuk mengelolah lahan pertanian dan lahan perkebunannya lebih baik dan lebih lancar, serta dapat dengan muda memasarkan hasil pertaniannya ke kota mamuju sehingga kesejatraan mereka berangsur-angsur akan membaik disbanding sebelumnya.
* Bermanfaat terhadap aspek social budaya di samping tingkat ekonomi masyarakat yang ada di sekitar sumambaho dapat meningkat, mereka dengan mudah dapat saling kunjung mengunjungi bersosialisasi berbagai pengalaman dalam mengelola pertanian dan berbagi budaya, serta terbukanya dari akses komunikasi dan imformasi dari luar desa, sehingga dapat membuka alam pikiran mereka.
* Aspek politik dengan di bangunnya akses jalan tani tersebut kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah akan semakin meningkat.
* Bila pembangunan embung sumambaho dapat terlaksana dan berjalan sesuai rencana maka PDAM Tirta Manakarra dimungkinkan akan sanggup memberikan sumbangsi terhadap APBD sebesar Rp.2milyar/tahun ke Kas Daerah, dan merupakan sumber penghasilan Daerah yang sangat menjanjikan, bahan baku dari Air yang tersedia dan cukup serta Gratis, kebutuhan manusia paling wahid, pasarnya sudah jelas dan pasti maka 2 Milyar atau lebih pertahun kontribusi PDAM terhadap APBD bukan mimpi yang tidak bisa digapai.

Mengingat Dana yang dibutuhkan untuk membangun jalan Tani menuju Lokasi Embung Sumambaho tidaklah sedikit maka Pemerintah Daerah dimungkinkan untuk menganggarkannya secara priodik 2 atau 3 tahun anggaran.untuk memenuhi hasil kesepakatan workshop (hasil sementara) program air baku untuk air minum tahun 2012.
Sumber Data yang penulis kemukakan diatas adalah hasil penelusuran dan bincang-bincang dengan Direktur dan jajarannya di PDAM Tirta Manakarra Mamuju yang kemudian dituangkan dalam bentuk opini ( pendapat pribadi ). Yang penulis maksud sebagai Pemerintah Daerah tentulah Pemerintah Daerah Provinsi dan Kabupaten, dalam penyediaan Air Bersih disamping Pemerintah Pusat, Pemda Provinsi dan kabupaten tergabung dalam Satker Pengelolaan Air nersih dan Air Minum.

Disamping membangun Embun Sumambaho hal yang terpenting dikerjakan sekarang ini adalah memelihara ketersediaan air bersih kita dengan baik diharapkan tidak terjadi penebangan pohon disekitar sumber air yang di kelola oleh PDAM Tirta Manakarra, serta turut bersama-sama memelihara faslitas yang ada di Instalasi masing-masing agar kebocoran bisa ditekan seminim mungkin. Bila hal ini tidak dilakukan jangan salahkan PDAM kalau ketersediaan air bersih jadi berkurang dan pembayaran rekening bisa meningkat.

Penulis mengakhiri tulisan ini dengan harapan mari kita jaga asset kita fasilitas PDAM yang kita miliki untuk kita semua, Insya Allah Mamuju Akan Siap Menghadapi Krisis Air Bersih di masa-masa yang akan datang ... Semoga***

Muhammad Nur, OKT

/muhammadnur_se

TERVERIFIKASI

Just want to keep working until the end of life, like reading, writing, playing the guitar while singing Living in Mamuju, West Sulawesi province., Personal shy But easy Going and Follow Me On https://twiiter.com/princeinno https://www.facebook .com/princeinno.55,
visit my personal blog type: geraklangkah.blogspot.com ( reaching steps Teasers )
Thanks You Very much.

Selengkapnya...

KOMPASIANA ADALAH PLATFORM BLOG, SETIAP ARTIKEL MENJADI TANGGUNGJAWAB PENULIS.

NILAI :

Daftarkan email Anda untuk mendapatkan cerita dan opini pilihan dari Kompasiana

Featured Article