pilihan

Berkah bagi Penjaga Sekolah

17 Juni 2017   21:09 Diperbarui: 17 Juni 2017   21:17 112 0 0

Berkah bagi Penjaga Sekolah

oleh: Moh Afif Sholeh

Setiap tahun salah satu Gubernur memberikan apresiasi kepada sekolah teladan yang menjadi percontohan sekolah lain terkait kebersihan, kerapian, serta kemajuan yang sangat signifikan terkait kemandirian siswa siswinya. Publikasi terkait penghargaan ini di sebarluaskan melalui media cetak maupun elektronik. Beberapa hari sebelum ditutupnya pendaftaran, seorang kepala sekolah di daerah pelosok hendak mengirimkan berkasnya, namun ia mengurungkan niatnya karena malu, banyak kekurangan di sana sini. Sore hari kepala sekolah merasa ada sesuatu yang mengganjal di benaknya, penjaga sekolah yang habis bersih bersih ruangan, mencoba bertanya kepadanya tentang banyak hal.

"Pak, kelihatanya lagi pusing banget." Ia bertanya sambil bercanda.

"iya, saya bingung sekali, satu berkas untuk diserahkan ke panitia yang mengadakan penghargaan sekolah teladan ini belum dikirim."tutur kepala sekolah.

"emang kenapa pak?"tanya penjaga sekolah.

"Saya merasa malu saja, karena banyak kekurangan dimana mana."jelasnya.

"Mending dikirim saja, karena kita akan tahu kekurangan setelah ada penilaian dari panitia, apa salahnya mencobakan pak?"tuturnya sambil memberi semangat atasannya.

Keraguan kepala sekolah pun hilang atas saran bawahannya yang notabenya penjaga sekolah saja. Akhirnya kepala sekolah menyuruhnya untuk mengirim berkas itu ke panitia.

Setelah itu, kepala sekolah memerintahkan semua warganya baik guru maupun karyawan untuk persiapan terkait penilaian sekolah teladan.

Panitia memberikan informasi bahwa besok tim penilai akan datang ke sekolah itu. Kepala sekolah dengan siap siaga menyiapkan semuanya.

Kedatangan penilai tak merubah aktifitas seperti biasanya, siswa siswi tetap belajar dengan semangat, kegiatan kesiswaan dilaksankan oleh siswa siswi secara mandiri, mulai koperasi, kantin, maupun kegiatan lain diserahkan ke siswa, sehingga sekolah itu terkenal sekolah pencetak siswa siswi berprestasi di bidang kemandirian dalam ekonomi, kebersihan, serta akademik, walau sekolahnya sangat sederhana bangunannya.

Setelah beberapa minggu, kepala sekolah yang dari awal pesimis kalah, mendapatkan surat untuk datang ke panitia, beserta penjaga sekolahnya. Tak disangka sekolah mereka berhasil menjadi sekolah teladan.

Disamping mendapatkan penghargaan, ada hadiah khusus kepala sekolah dan penjaganya, yaitu tiket untuk ibadah haji secara cuma cuma, yang telah bekerja keras untuk membesarkan sekolah itu.

"Alhamdulliah pak, akhirnya terjawab juga keraguan yang bapak bingungkan sebelumnya."tutur sang penjaga.

" Iya iya, dan kita berdua yang terpilih untuk ibadah haji gratis, di luar perhitungan kita ya."kepala sekolah sambil merenung bersama penjaganya.

Keikhlasan keduanya dalam bekerja ternyata dibalas oleh Tuhanya terutama rizki yang tak terduga sebelumnya.

"semoga sekolah lain terinspirasi sekolah kita, amin." doa kepala sekolah yang diamini penjaganya.


Gang Mujair, 17 Juni 2017, 20.30WIB